Berulah Keterlaluan di Depan Djarot & Komar, Murad Ismail Dicopot dari Ketua DPD PDIP Maluku

Berulah Keterlaluan di Depan Djarot & Komar, Murad Ismail Dicopot dari Ketua DPD PDIP Maluku
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Gubernur Maluku Murad Ismail di Istana Negara, Jakarta, pada 24 April 2019. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Gubernur Maluku Murad Ismail dicopot dari posisinya sebagai ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di provinsinya.

Pencopotan itu merupakan buntut sikap Murad yang dianggap keterlaluan di hadapan dua petinggi PDIP, yakni Djarot S Hidayat dan Komarudin Watubun.

“Pembebastugasan Murad Ismail sebagai ketua DPD partai di Maluku telah melalui mekanisme organisasi,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDIP Sadarestuwati melalui layanan pesan, Selasa (9/5).

Wakil sekjen Bidang Kerakyatan DPP PDIP itu menuturkan Murad menunjukkan sikap tak terpuji. Peristiwa itu terjadi ketika Djarot dan Komarudin Watubun meminta klarifikasi kepada mantan polisi dengan pangkat terakhir irjen tersebut.

Djarot merupakan ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPP PDIP, sedangkan Komarudin adalah ketua bidang kehormatan di parpol pimpinan Megawati Soekarnoputri itu.

“Ketika Pak Djarot Syaiful Hidayat dan Pak Komarudin Watubun melakukan klarifikasi, tiba-tiba Pak Murad menunjukkan sikap emosional. Sikap tersebut jauh dari karakter seorang pemimpin yang bijak dalam menyelesaikan permasalahan," tutur Sadarestuwati.

Ketua Bidang Perempuan DPP PDIP Sri Rahayu menambahkan tindakan Murad itu patut disayangkan.

Menurut Sri, selama ini Djarot dikenal sebagai sosok santun yang mau mendengar pihak lain.

DPP PDI Perjuangan mencopot Irjen (Purn) Murad Ismail dari jabatan ketua DPD PDIP Maluku.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News