Bicara soal Stok Beras, Mentan SYL Bikin Tenang

Kemudian pada Februari 2020 kemarin, jumlah panen diperkirakan mencapai 12,4 juta juta ton.
Menyambut Ramadan dan Idulfitri, ketersediaan beras mencapai 15,9 juta ton. Di sisi lain, perkiraan konsumsi pada Ramadan dan Idulfitri sebesar 7,6 juta ton.
"Maka tersedia delapan juta lebih sisanya. Jadi Indonesia masih punya over stock delapan juta, itu kalau lihat optimistisnya," tutur SYL.
Sementara itu, pada penghitungan moderat, jumlah beras akan tersedia sekitar tujuh juta ton setelah perayaan Idulfitri.
Hitung-hitunganya yakni, tersedia stok beras sebanyak 3,5 juta ton ditambah dengan produksi beras Februari 2020 sebanyak sebelas juta ton.
Setelah itu, akumulasi stok dan produksi dikurangi konsumsi. Dalam penghitungan pendekatan moderat, konsumsi pada Ramadan dan Idulfitri sebanyak 8 juta ton.
"Maka masih tersisa sebenarnya kurang lebih tujuh juta stok akhir bulan Mei itu. Itu kalau mau berpikir moderat," ucap dia.
Lebih lanjut, kata SYL, stok beras tetap aman hingga perayaan Idulfitri dengan penghitungan pesimis. Dalam hitungan, sebanyak enam juta beras tersedia setelah Idulfitri.
Kementan telah menggelar konferensi dengan pimpinan di 400 kabupaten soal stok beras.
- Wamentan Sudaryono Kunjungi Pusat Pertanian di Belanda, Ini Tujuannya
- Kementan Kukuhkan Young Ambassador Agriculture 2025 & Duta Brigade Pangan Inspiratif
- Mentan Amran Sebut Produksi Beras Melonjak, Ini Angka Tertinggi
- Wamentan Sudaryono Optimistis Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia
- Kementan Cetak Petani Muda, Indonesia Jadi Role Model Global
- Mentan Amran dan Wamentan Sudaryono Jadi Ujung Tombak Mencapai Swasembada Pangan