Bimbim Slank Hingga Yovie Widianto Ingin TVRI Kembali Jadi Rumah Musisi

Bimbim Slank Hingga Yovie Widianto Ingin TVRI Kembali Jadi Rumah Musisi
LPP TVRI. Foto: YouTube

jpnn.com, JAKARTA - Sejumlah musisi kenamaan Indonesia memberi masukan kepada TVRI agar kembali menjadi rumah yang mewadahi karya musik tanah air. Sebab belakangan tidak bisa dipungkiri bahwa acara musik di televisi semakin minim.

Musikus Yovie Widianto yakin TVRI punya banyak peluang untuk semakin memajukan musik Indonesia. Asalkan dibangun komunikasi yang baik untuk dapat berbicara kepada semua tokoh, terutama musisi.

"Kami tentu sangat terbuka untuk melakukan diskusi terbatas dengan Direktur Utama TVRI terbaru Pak Iman Brotoseno. Saya berharap beliau mau membuka diri dan mendengar kritik secara langsung sebagai peta untuk mengetahui harta karun. Saya dan kamu tentunya ingin TVRI menjadi keren," kata Yovie Widianto dalam keterangan yang diterima jpnn.com, Rabu (3/6).

Semangat senada disampaikan oleh pentolan Slank, Bimbim. Penabuh drum tersohor itu merasa TVRI perlu melakukan revolusi brand, meskipun dengan segala keterbatasan.

"Konser-konser live artis Indonesia dari zaman dulu sampai sekarang ditayangkan saja secara bergantian. Slank saja banyak tuh," usul Bimbim Slank.

Sementara menurut Once, TVRI harus mengembangkan diri dengan penyesuaian zaman. Hal tersebut tidak lah susah lantaran TVRI memiliki keunggulan dalam hal luas jangkauan dan inventaris.

"TVRI harus memiliki kekuatan di bidang new media sehingga lebih bisa diakses kapan saja dan di mana saja," ucap mantan vokalis Dewa 19 itu.

Musikus muda seperti Dul Jaelani juga mengusulkan TVRI bisa terus memproduksi acara musik yang berbeda, menghibur, dan tidak membosankan. Tentunya dengan produksi sound yang bagus dan mengundang musisi dan band-band yang berkualitas.

Seperti diketahui, TVRI dulu pernah punya sejumlah program musik berkualitas. Antara lain Nada dan Improvisasi, Irama Jazz, Pojok Jazz, Musik Malam Minggu, dan lainnya. Hal tersebut membuat TVRI dijuluki sebagai rumah musisi Indonesia.(mg3/jpnn)

Menurut mereka, TVRI perlu melakukan revolusi brand, meskipun dengan segala keterbatasan.


Redaktur & Reporter : Dedi Yondra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News