Bintang Berharap Peserta Kongres VI KPPI Mengesampingkan Kepentingan Kelompok

Bintang Berharap Peserta Kongres VI KPPI Mengesampingkan Kepentingan Kelompok
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga pada acara pembukaan Kongres IV KPPI di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat dan dimulai pada Minggu (12/12/2021). Foto: Dok. KPPI

Ketua Umum DPP KPPI 2016-2021 Dwi Septiawati Djapar menyampaikan KPPI terus meneguhkan perjuangan Demokrasi Indonesia.

Terlebih dalam mewujudkan gerakan politik perempuan yang adil, setara gender, dan bermartabat dengan tujuan akhir pada kontribusi dan peran serta perempuan dalam membangun demokrasi politik Indonesia.

Kongres VI KPPI mengegolkan perubahan sistem kepemimpinan dalam kepengurusan KPPI menjadi sistem presidium nasional dari yang sebelumnya ketua umum. 

Lima presidium yang dipilih dalam Kongres merupakan peserta kongres yang mendapatkan rekomendasi dari Ketua Pusat masing-masing parpol yang memiliki perolehan kursi terbanyak di DPR RI, yakni Kanti W Janis (PDIP), Rahayu Saraswati (Gerinda), Saniatul Latifah (Golkar), Irma Suryani Chaniago (Nasdem), dan Hindun Anisa (PKB).

Selanjutnya, Sekretaris Jenderal dipegang oleh perwakilan KPPI dari Partai Demokrat, Wakil Sekjen dari perwakilan KPPI dari PKS, Bendahara Umum dari perwakilan KPPI dari PAN, dan Wakil Bendahara perwakilan KPPI dari PPP.

Ketua presidium periode I Kanti W Janis mengatakan KPPI adalah wadah konsolidasi para perempuan yang aktif di gerakan politik. 

“Bukan ajang kontestasi. Di sini adalah tempat para perempuan bersatu untuk menggodok dan mendorong kebijakan-kebijakan prokesetaraan gender," ungkap Kanti.

Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan terbentuknya sistem presidium adalah awal yang baik untuk memulai ikatan persaudaraan sisterhood di antara para kader perempuan parpol-parpol di Indonesia.

Bintang Puspayoga berharap peserta Kongres IV KPPI atau Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) mengesampingkan ego dan kepentingan golongan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News