Bisa Jadi Ada Penyesalan Istana soal Suroto Diamankan Polisi

Bisa Jadi Ada Penyesalan Istana soal Suroto Diamankan Polisi
Presiden Joko Widodo menerima perwakilan Perhimpunan Insan Perunggasan dan Peternak Ayam Petelur, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/9). Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan mengomentari langkah Istana Kepresidenan memanggil peternak ayam asal Blitar, Suroto, yang membentangkan poster berisi keluhan ke arah rombongan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Suroto sempat diamankan polisi gara-gara aksinya itu. Namun, belakangan Istana Kepresidenan memanggil Suroto dan mempertemukannya dengan Presiden Ketujuh RI itu.

Hinca menilai langkah Istana Kepresidenan itu sebagai bentuk penyesalan bahwa tindakan polisi mengamankan Suroto bukan langkah tepat. 

"Ada rasa penyesalan untuk menyatakan yang kemarin itu tidak benar, oleh oleh karena itu (Suroto, red) dipanggil," kata Hinca di kawasan Jakarta Timur pada Kamis (16/9) 

Politikus Partai Demokrat itu menyebut langkah Istana mengundang Suroto sudah tepat. Menurutnya, sudah semestinya Presiden Jokowi dan para pembantunya mendengar aspirasi masyarakat.

"Nah, oleh karena itu, saya yakin Pak Jokowi tidak ingin itu (aspirasi) dibungkam," ujar Hinca.

Legislator berlatar belakang praktisi hukum itu juga mengapresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan telegram berisi perintah kepada jajaran kepolisian di daerah tetap bersikap humanis dan tidak reaktif dalam mengamankan kunjungan kerja presiden.

"Kepada Pak Kapolri, sudah benar itu perintahmu. Tidak boleh satu pun polisi di pusat apalagi di daerah melakukan hal-hal seperti ini lagi," tutur Hinca.(mcr8/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:

Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan menyebut langkah Istana Kepresidenan memanggil Suroto dan mempertemukannya dengan Presiden Jokowi merupakan langkah tepat.