JPNN.com

BMKG Akhiri Peringatan Dini Tsunami Pascagempa di Barat Daya Pandeglang

Jumat, 02 Agustus 2019 – 22:11 WIB BMKG Akhiri Peringatan Dini Tsunami Pascagempa di Barat Daya Pandeglang - JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA BARAT - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengakhiri peringatan dini tsunami dampak gempa bumi di barat daya Kabupaten Pandeglang, Banten. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyatakan, peringatan dini tsunami berakhir pada pukul 21.35 WIB.

Dwikorita menjelaskan, berdasar pemutakhiran data oleh BMKG,gempa yang terjadi pada pukul 19.03 WIB itu berkekuatan 6,9 SR. Lokasinya di 7,32’ Lintang Selatan dan 104,75’ Bujur Timur.

“Gempa di wilayah Samudra Hindia tepatnya di sebelah selatan Selat Sunda. Kedalamannya 48 kilometer,” ujar Dwikorita dalam jumpa pers di kantornya, Jumat (2/8) malam.

BACA JUGA: Gempa di Laut Banten, Pandeglang dan Lampung Barat Siaga Tsunami

Kemudian berdasar monitoring muka air laut, BMKG menyimpulkan tidak ada indikasi tsunami. BMKG memperkirakan jika gempa memicu tsunami, gelombangnya akan mencapai wilayah pesisir Banten sekitar pukul 19.35 WIB.

Sebelumnya BMKG menetapkan status Siaga Tsunami untuk wilayah Lebak dan Pandeglang sebelah selatan. Sementara status untuk wilayah Tanggamus di Lampung dan Pandeglang sebelah utara adalah Waspada Tsunami.

Namun, tsunami tidak terjadi. Meski demikian, sesuai prosedur operasi standar maka BMKG menunggu hingga dua jam setelah waktu perkiraan akir gelombang tsunami.

BACA JUGA: Ada Gempa di Barat Daya Pandeglang, Jakarta Ikut Bergoyang

“Maka pukul 21.35 peringatan dini tsunami diakhiri. Diakhiri, bukan dicabut,” katanya.(jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...