BMKG Beri Peringatan: Warga Jateng dan DIY Harus Waspada 3 Hari ke Depan

BMKG Beri Peringatan: Warga Jateng dan DIY Harus Waspada 3 Hari ke Depan
BMKG meminta warga di wilayah Samudra Hindia selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta waspada. Foto: ANTARA/Sigid Kurniawan

jpnn.com, JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta warga di wilayah Samudra Hindia selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta waspada.

Pasalnya, BMKG memprakirakan adap potensi gelombang sangat tinggi yang mencapai kisaran 4-6 meter.

Teguh menyampaikan masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.

"Sementara untuk tinggi gelombang di wilayah perairan selatan Jabar, Jateng, dan DIY diprakirakan berkisar 2,5-4 meter," kata Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Jateng, Sabtu (23/10).

BMKG memerinci wilayah yang berpotensi terjadi gelombang tinggi (2,5-4 meter, red.) meliputi perairan selatan Sukabumi, perairan selatan Cianjur, perairan selatan Garut, perairan selatan Tasikmalaya, perairan selatan Pangandaran, perairan selatan Cilacap, perairan selatan Kebumen, perairan selatan Purworejo, dan perairan selatan Yogyakarta.

Kemudian, wilayah yang berpotensi terjadi gelombang sangat tinggi (4-6 meter, red.) meliputi Samudra Hindia selatan Sukabumi, Samudra Hindia selatan Cianjur, Samudra Hindia selatan Garut, Samudra Hindia selatan Tasikmalaya, Samudra Hindia selatan Pangandaran, Samudra Hindia selatan Cilacap, Samudra Hindia selatan Kebumen, Samudra Hindia selatan Purworejo, dan Samudra Hindia selatan Yogyakarta.

Menurut Teguh, peningkatan tinggi gelombang disebabkan oleh pola angin di wilayah Indonesia bagian selatan yang dominan bergerak dari timur hingga tenggara dengan kecepatan angin berkisar 8-20 knot.

BMKG menyebut pola pergerakan angin yang cenderung searah dengan kecepatan tinggi memicu terjadinya peningkatan tinggi gelombang.

BMKG meminta warga di wilayah Samudra Hindia selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta waspada.