BNP2TKI Wujudkan Sulsel Pusat Pelayanan PMI Terintegrasi

BNP2TKI Wujudkan Sulsel Pusat Pelayanan PMI Terintegrasi
Sekretaris Utama BNP2TKI Tatang Budie Utama Razak saat rapat Koordinasi dengan Pemprov Sulsel bersama Perwakilan BI Sulsel di Makasar, Rabu (17/10). Foto: Humas BPN2TKI

1. Etalase bursa tenaga kerja luar negeri dan dalam negeri, yang merupakan suatu program membangun infrastruktur sistem informasi dan database lowongan kerja dalam dan luar negeri. Diharapkan melalui program ini, terbangun media bertemunya antara lowongan pekerjaan dan calon PMI.

2. Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA), yang merupakan suatu program yang mengintegrasikan 5 fungsi layanan dokumen penempatan TKI dari sebelumnya membutuhkan 2-3 bulan, menjadi 5 hari dan dari sebelumnya harus dilakukan di 5 kantor terpisah, diharapkan akan dilayani dalam 1 kantor.

3. Program percepatan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) PMI, yang merupakan suatu program dalam rangka memperkuat kekuatan finansial calon PMI yang akan berangkat melalui penyediaan kredit yang murah sehingga tidak terjebak pada rentener dan calo.

4. Pasukan informasi produk dan layanan PMI di desa, yang merupakan suatu program yang menghadirkan informasi produk dan layanan PMI dalam rangka memperkuat perlindungan dari intimidasi dan penipuan penyiapan PMI. Program ini akan dijalankan oleh mahasiswa dengan mengintegrasikannya dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN).

5.Infrastruktur dan program pemberdayaan UMKM, yang merupakan suatu program dalam rangka memperkuat kemandirian TKI dan keluarga yang telah kembali ke tanah air, dan menjadi mandiri secara finansial.

Dalam mewujudkan program tersebut diatas, tentunya perlu ada tim lintas instasi, yang melibatkan BNP2TKI dan TP2D didukung oleh Bank Indonesia.

Pengembangan layanan ini ke depan diharapkan dapat bermanfaat:

1. Mendorong pengembangan Tenaga Kerja Luar Negeri yang merupakan pahlawan-pahlawan devisa Indonesia yang diharapkan ke depan dapat meningkatkan penerimaan devisa, yang selanjutnya akan turut memperkuat perbaikan transaksi berjalan/Current Account Defisit (CAD) melalui peningkatan worker remittances. Pada tahun 2017, pendapatan remittance Indonesia mencapai 9 miliar USD atau berada pada peringkat 15 dibanding Negara-negara lainnya, atau berada di bawah India, China, Filipina, Vietnam, dan Bangladesh.

BNP2TKI bersama Provinsi Sulsel mewujudkan Sulsel sebagai pusat pelayanan Pekerja Migran Indonesia yang terintegrasi di Kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News