Bobby Nasution Minta Polisi Menindak Tegas Begal dan Geng Motor di Medan

Bobby Nasution Minta Polisi Menindak Tegas Begal dan Geng Motor di Medan
Wali Kota Medan Bobby Nasution (ketiga kiri) dalam rapat paripurna peringatan HUT ke-433 Kota Medan di gedung DPRD Kota Medan, Senin (3/7/2023). (FOTO ANTARA/HO-Diskominfo Kota Medan)

jpnn.com - MEDAN - Wali Kota Medan Bobby Nasution kembali meminta kepolisian, baik Polrestabes Medan maupun Polres Pelabuhan Belawan, agar menindak tegas pelaku begal dan geng motor di daerah tersebut.

Bobby mengatakan pelaku kriminal di ibu kota Sumatera Utara, itu di antaranya begal, geng motor, pencurian fasilitas umum dan tawuran, terutama di Kecamatan Medan Belawan.

"Pemerintah Kota Medan dan masyarakat Kota Medan sangat mengharapkan upaya nyata penindakan tegas para pelaku kriminal," kata Bobby Nasution dalam rapat paripurna peringatan HUT ke-433 Kota Medan di gedung DPRD Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (3/7).

Tercatat seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) bernama Insanul Anshori Hasibuan menjadi korban pembacokan oleh komplotan begal.

Peristiwa yang menewaskan Insanul ini berawal saat korban keluar dari kos-kosan untuk mencari makan bersama temannya dengan mengendarai sepeda motor di Jalan Mustafa, Medan, Rabu (14/6) dini hari.

Bobby juga meminta agar dapat dicanangkan maupun digalakkan "war on drugs" atau perang terhadap narkoba supaya generasi unggul di Kota Medan tidak terganggu.

"Ini semua harus dilenyapkan segera karena sangat mengganggu program Pemerintah Kota Medan dan pencapaian generasi unggul Indonesia Emas 2045," katanya.

Dia mengatakan guna mencegah pemuda di Kota Medan terjebak dalam lingkaran peredaran dan penyalahgunaan narkoba, maka Pemkot Medan melaksanakan berbagai program.

Bobby Nasution kembali meminta polisi menindak tegas pelaku kejahatan, seperti begal dan geng motor di Kota Medan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News