Bocooorrr, Digragoti Para Preman

Bocooorrr, Digragoti Para Preman
DITERTIBKAN: Sejumlah jukir diomeli petugas dari Disbubkominfo Kota Mataram karena tidak menyerahkan karcis kepada pengendara dan tidak mengenakan rompi juru parkir, dalam sidak beberapa waktu lalu. Foto: Ivan/Lombok Post/JPNN.com

“Bagus  ya. Tak hanya ada wisata pantai. Tapi orang-orang juga dapat bonus, wisata dipalaki juru parkir. Itu bisa jadi branding baru,” kelakarnya. Kami tahu, Imam sedang berseloroh dengan bahasa sarkasme.

Citra pun menimpali. Jika ada keinginan warga agar ada wahana wisata rumah hantu, pemerintah cukup melestarikan ‘wisata dipalak juru parkir’.

“Adrenalin lebih terpacu di sini daripada di rumah hantu,” ketusnya. Lalu menggeber, gas motor matic-nya. (*/r3/sam/jpnn)

 


DI banyak daerah, lahan parkir ibarat kue yang sangat manis. Bocor, di sana–sini hingga target pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News