BPJS Berpotensi Defisit, Anies Sebut Harus Atas Pakai Hal Ini

“Menteri Keuangan harus menyiapkan backup bila ini terjadi problem. Yang kedua, diberi waktu untuk menyusun penyelesaian praktisnya, diberikan durasi waktu. Lalu, meminta dukungan dari political stakeholder,” kata dia.
Sebelumnya, BPJS Kesehatan memperkirakan adanya defisit lantaran klaim yang semakin melonjak, sementara iuran bergerak lebih lambat.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron mengatakan pihaknya bahkan sengaja menyampaikan adanya potensi defisit tersebut dalam Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) tahun ini.
“Ada potensi defisit, RKAT tahun ini kami sengaja (menyampaikan) karena kepercayaan yang dari masyarakat (meningkat) yang belum pernah pakai, sekarang pakai,” ucap Ghufron. (mcr4/jpnn)
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
Anies Baswedan menanggapi adanya potensi defisit pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tahun berjalan 2024.
Redaktur : Elvi Robiatul
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi
- Peserta JKN Dirawat di RSUP Dr Kariadi Capai 86 Persen, Tiap Hari 2.000 Pasien
- Perluas Jangkauan Bisnis, Bank Mandiri Menghadirkan Kantor Cabang Alor
- Cadangan Devisa Indonesia Naik, Ternyata Ini Sumbernya
- Solikhati Lega, JKN Tanggung Semua Biaya Operasi Patah Tulang Anaknya
- BPJS Kesehatan Jamin Layanan Kesehatan Komprehensif Bagi Ibu Hamil
- Analis Sebut Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif