BPOM Setujui Penggunaan Darurat Vaksin Sinovac, Seberapa Cepat Herd Immunity Bisa Tercapai?

BPOM Setujui Penggunaan Darurat Vaksin Sinovac, Seberapa Cepat Herd Immunity Bisa Tercapai?
Seorang pekerja medis mengambil sekotak vaksin Sinovac untuk melawan penyakit virus corona (COVID-19) dari lemari es di pusat kesehatan masyarakat di Qingdao, provinsi Shandong, Cina 5 Januari 2021. (Supplied: China Daily via REUTERS)

Irma Hidayana, salah satu pendiri LaporCOVID-19 Indonesia, mengatakan dalam konferensi Reuters Next pada hari Senin, kepercayaan publik terhadap vaksin adalah masalah utama.

Hasil survey LaporCOVID-19 baru-baru ini menemukan 69 persen tidak yakin tentang vaksinasi.

Dale Fisher dari National University of Singapore dalam konferensi Reuters Next pada hari Senin (11/01) mengatakan, tidak mengeluarkannya data yang terperinci bisa menjadi masalah untuk peluncuran yang akan berlangsung dalam waktu yang cepat.

Sejumlah para pakar kesehatan lainnya mengatakan kurangnya data dan berbagai tingkat kemanjuran yang dilaporkan untuk vaksin Sinovac dari berbagai negara dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap peluncurannya.

Mereka juga mempertanyakan seberapa efektif peluncuran vaksin nantinya mengingat keterbatasan jumlah dosis yang tersedia dan tantangan logistik di ribuan pulau.

Namun, berdasarkan teknologi vaksin tradisional yang menggunakan virus corona yang tidak aktif, CoronaVac dapat disimpan pada suhu lemari es normal 2-8 derajat Celcius dan dapat tetap stabil hingga tiga tahun.

Vaksin yang ditawarkan oleh Pfizer/BioNTech dan Moderna menggunakan teknologi RNA messenger sintetik (mRNA) membutuhkan kontrol suhu yang lebih untuk penyimpanan dan transportasi.

Saat ini, baru tersedia tiga juta dosis CoronaVac di Indonesia, dengan sekitar 1,2 juta dosis telah dikirim ke 34 provinsi.

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) memberikan persetujuan penggunaan darurat vaksin COVID-19 dari Sinovac Biotech pada Senin (11/01), menjadikan Indonesia negara pertama di luar China yang akan menggunakan vaksin ini


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News