JPNN.com

Bu Mega Tugaskan Hasto Temui Gus Ali Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 18 Oktober 2019 – 20:14 WIB Bu Mega Tugaskan Hasto Temui Gus Ali Jelang Pelantikan Presiden - JPNN.com
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Pengasuh Ponpes Bumi Shalawat KH Agoes Ali Mashuri alias Gus Ali di Sidoarjo, Jumat (18/10). Foto: Humas DPP PDIP

jpnn.com, SIDOARJO - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengunjungi Pondok Pesantren Bumi Shalawat di Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (18/10) jelang pelantikan Presiden RI 2019-2024.

Politikus asal Yogyakarta itu mengaku memperoleh penugasan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk mengunjungi pesantren asuhan KH Agoes Ali Mashuri alias Gus Ali itu.

"Saya hadir di sini atas penugasan Ibu Megawati. Saya hadir menyampaikan salam Ibu Megawati,” ujar Hasto di hadapan Gus Ali, sebagaimana dikutip dari siaran pers DPP PDIP.

Sejumlah pengurus PDIP Jatim turut menyertai Hasto saat sowan Gus Ali. Di antaranya adalah Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur Sri Untari dan Bupati Ngawi Budi Sulistyo alias Mas Kanang.

Menurut Hasto, silaturahminya di Ponpes Bumi Shalawat didasari semangat persaudaraan. “Silaturahmi ini kental digerakkan semangat persaudaraan," katanya.

Hasto yang dalam kesempatan itu mengenakan sarung dan berpeci hitam menambahkan, silaturahminya kepada para kiai Nahdlatul Ulama (NU) juga untuk menyampaikan ucapan terima kasih. Sebab, dukungan nahdiyin sangat berarti dalam memenangkan Joko Widodo yang berduet dengan KH Ma’ruf Amin dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Menurut Hasto, kemenangan Jokowi - Ma’ruf di provinsi basis nahdiyin itu sangat signifikan dan di luar dugaan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Nahdlatul Ulama," ucapnya di hadapan ratusan santi Ponpes Bumi Shalawat.

Selain itu, Hasto juga meminta warga NU dan kalangan santri terus mendukung Jokowi - Ma’ruf yang akan dilantik sebagai Presiden-Wakil Presiden RI 2019-2024 pada Minggu lusa (20/10). “Kami meyakini duet Jokowi dan Ma'ruf Amin akan bisa menjawab tantangan bangsa ke depan termasuk soal radikalisme," kata Hasto.(ara/jpnn)


SPONSORED CONTENT

loading...
loading...