'Buah Manis' Usaha Bea Cukai Genjot Ekspor dari Kawasan Berikat

'Buah Manis' Usaha Bea Cukai Genjot Ekspor dari Kawasan Berikat
Bea Cukai genjot ekspor dari kawasan berikat. Foto: Humas Bea Cukai

"Selain itu, mereka juga melakukan pemeriksaan pesawat atau disebut dengan plane zoeking, untuk memastikan bahwa tidak terdapat benda berbahaya atau ilegal di dalam pesawat,” jelas Sudiro.

Tak jauh berbeda, Sudiro berujar, upaya Bea Cukai Semarang dalam mengasistensi perusahaan kawasan berikat di daerah pengawasannya pun berbuah manis.

Pada 26 Februari, PT Surya Mulya Bangun Indo melakukan ekspor komponen elektronik ke pabrik elevator di Thailand dan industri kabel di Jepang melalui Pelabuhan Tanjung Emas.

Dia merincikan, komponen elektronik yang diekspor oleh PT Surya Mulya Bangun Indo berupa 130.944 meter vinyl cable for elevator wiring dan 130 buah transformer.

"Nilai total ekspor ¥ 11,840,196 yang akan diberangkatkan ke Jepang," ujar dia.

Selain itu, sebanyak 133.200 meter electric wire dan 75.900 meter vinyl cable for elevator wiring dengan nilai total ekspor USD 148,493.4 yang akan diberangkatkan ke Thailand.

"Ekspor sebanyak 3x20Ft dan 2x40Ft kontainer ini langsung diberangkatkan ke Pelabuhan Tanjung Emas setelah disegel oleh petugas Bea Cukai,” papar dia.

Sudiro berharap pemanfaatan kawasan berikat bisa menggairahkan dunia usaha, mendorong investasi, peningkatan ekspor, serta terciptanya lapangan kerja bagi masyarakat.

Bea Cukai berkomitmen untuk meningkatkan pertumbuhan industri dalam negeri melalui pemberian fasilitas di bidang kepabeanan dan cukai yang tepat sasaran.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News