Buat Terobosan, Konversi Utang Rp 3 Triliun Menjadi Saham

Obligasi baru menawarkan kupon tetap 1 persen per tahun, ditambah kupon variabel dari dividen tunai yang diterima perseroan dari PT Global Mediacom Tbk dan PT MNC Kapital Indonesia Tbk.
Obligasi baru ini memiliki jangka waktu lima tahun.
Perseroan akan mengajukan permohonan pengesahan kepada Pengadilan Singapura pada 10 November 2020. Diharapkan akan disetujui dan akan menjadi efektif pada pertengahan Desember 2020.
Setelah efektif, pemegang obligasi diminta memilih salah satu dari skema yang ada.
Perseroan telah mendapatkan konfirmasi bahwa setidaknya 65 persen pemegang obligasi akan mengonversi obligasi menjadi saham.
Hal ini akan mengurangi utang induk BHIT dari USD 231 juta menjadi USD 81 juta atau turun 64.5 persen.
Sementara ekuitas induk meningkat dari Rp 11,6 triliun menjadi Rp 13,8 triliun atau kenaikan sebesar 18,1 persen.
Darma lebih lanjut mengatakan, PT MNC Investama Tbk dalam kurun waktu 31 tahun merupakan grup investasi terkemuka di Indonesia.
Perusahaan ini melakukan terobosan dengan mengkonversi utang Rp 3 Triliun menjadi saham.
- Realisasi Investasi Jakarta Triwulan I-2025 Capai Rp 69,8 Triliun, Tertinggi di Indonesia
- Ini Salah Satu Pilihan Investasi Optimal di Tengah Tantangan Ketidakpastian Ekonomi Global
- Perluas Jangkauan Bisnis, Gotrade Buka Cabang Pertama di Surabaya
- Ketua Komisi II DPR Sebut Kemandirian Fiskal Banten Tertinggi di Indonesia pada 2024
- Nilai Saham Telkom Masih di Level Rp 2.600, Analis Merespons
- Bertemu Menkeu AS, Menko Airlangga Bahas Tarif Resiprokal hingga Aksesi OECD