Budi Pernah Diusulkan jadi Menteri tapi Rapornya Merah

jpnn.com - JAKARTA - Mantan Kepala PPATK Yunus Husein membuka borok Komjen Pol Budi Gunawan, yang oleh Presiden Joko Widodo ditunjuk sebagai Kapolri pengganti Jenderal Sutarman.
Saat dihubungi semalam, Yunus mengatakan bahwa semangat pemberantasan korupsi yang sudah melekat pada pemilihan eselon I dan II seharusnya bisa digunakan juga untuk memilih Kapolri.
Apalagi, jelas dia, Budi pernah diusulkan menjadi menteri, namun gagal. ”Calon Kapolri sekarang (Budi) pernah diusulkan menjadi menteri. Tapi, waktu pengecekan info di PPATK dan KPK, yang bersangkutan mendapat rapor merah atau tidak lulus,” ungkapnya.
Yunus menegaskan tetap menghormati hak prerogatif presiden untuk mengangkat jaksa agung dan Kapolri. Tapi, Jokowi diharapkan tidak melupakan Nawa Cita, sebutan untuk program-program yang dicanangkannya.
Seperti diketahui, mantan gubernur DKI Jakarta itu berjanji mengangkat pejabat yang berintegritas baik. Nah, untuk mengetahui integritas tersebut, tidak bisa Jokowi seorang diri yang memutuskan.
”Bisa meminta info dari masyarakat, KPK, PPATK, Ditjen Pajak, Komnas HAM, dan lainnya,” imbuh dia.
Yunus berharap Jokowi tidak mengulangi langkah saat memilih Jaksa Agung M. Prasetyo yang tidak melibatkan unsur-unsur tersebut. Kalau cara itu kembali dilakukan, bisa dipastikan kepercayaan masyarakat kepada presiden, pemerintah, dan Polri akan tereduksi.
Menurut Yunus, rugi pemerintah dan Polri kalau tidak memenangkan dukungan masyarakat. Tugas yang dijalankan korps Bhayangkara dipastikan tidak berjalan dengan baik. Dia menyarankan Jokowi mempertimbangkan matang-matang langkahnya.
JAKARTA - Mantan Kepala PPATK Yunus Husein membuka borok Komjen Pol Budi Gunawan, yang oleh Presiden Joko Widodo ditunjuk sebagai Kapolri pengganti
- Natalius Pigai Bakal Pertanyakan Vasektomi kepada Dedi Mulyadi
- Pakar Hukum: Putusan MA Wajib Dilaksanakan dalam Perkara RSI NTB dengan Kontraktor
- Kapolda Sumbar Perintahkan Usut Tuntas Kecelakaan Maut Bus ALS di Padang Panjang
- Pencari Kerja Padati Job Fair Jakarta 2025, Ada 12 Ribu Lowongan Pekerjaan Tersedia
- Kala Bhikkhu Thudong Singgah di Masjid Agung Semarang: Wujud Persaudaraan Lintas Iman
- Menko Polkam: Pemerintah Bentuk Satgas Terpadu Operasi Penanganan Premanisme & Ormas Meresahkan