Bule Suriah & Ukraina Punya KTP Indonesia di Bali, Bayar Berapa?

jpnn.com, DENPASAR - Bule asal Suriah dan Ukraina memiliki kartu tanda penduduk (KTP) Indonesia di Bali.
KTP yang dimiliki kedua warga negara asing (WNA) itu terungkap setelah mereka terjaring razia Tim Pengawas Orang Asing beberapa waktu lalu.
Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Polda Bali mendalami motif dua WNA yang memiliki KTP Indonesia.
"Ada agen dari warga Bali menghubungkan mencari KTP. Yang bersangkutan ingin melakukan investasi untuk mempermudah pencairan dana anggaran seperti itu," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto di Denpasar, Jumat.
Penyelidikan terhadap kasus dugaan pemalsuan dokumen yang melibatkan dua warga negara asing asal Suriah bernama Mohamad Zghaib bin Nizar dan warga Ukraina berinisial WN masih berjalan hingga kini.
Kedua WNA tersebut ditahan imigrasi setelah terjaring razia.
Selain menahan dua WNA tersebut, kini giliran Polda Bali mendalami peran saksi-saksi lain yang turut terlibat dalam pengurusan dokumen tersebut.
Pasalnya, KTP yang ada pada kedua WNA tersebut resmi dikeluarkan oleh Dinas Pendudukan Catatan Sipil Kota Denpasar.
KTP yang dimiliki kedua bule Suriah dan Ukraina itu terungkap setelah mereka terjaring razia Tim Pengawas Orang Asing Bali.
- Miroslaw Aleksandra Raih Medali Emas Piala Dunia Panjat Tebing 2025 di Bali
- Sekjen PBB Tegaskan Serangan Israel Pelanggaran Terhadap Kedaulatan Suriah
- Gerak Cepat, Telkomsel Pulihkan Layanan Jaringan Internet saat Listrik Mati di Bali
- Dokter Konsumen
- Dunia Hari Ini: Amerika Serikat Sepakat untuk Membangun Kembali Ukraina
- Swara Apurva, Indra Lesmana Terinspirasi Dewata Nawa Sanga