Bupati Kendal Ungkap Bansos Kemensos Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Bupati Kendal Ungkap Bansos Kemensos Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Anggota Komisi VIII DPR Bukhori Yusuf dalam kunjungannya di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Kamis (23/9). Foto: dok Kemensos

Kemudian, bantuan pangan non tunai (BPNT)/Kartu Sembako data per 22 September 2021 sebanyak 72.662 KPM yang menerima bantuan, 72.548 KPM yang bertransaksi dan 114 yang belum tersalurkan.

Sementara bantuan sosial anak yatim piatu terdampak Covid-19 tercatat kuota penerima sebanyak 218 anak.

Dengan perincian 40 anak diberikan bantuan, 30 anak validasi data, dan 178 sisa kuota yang akan direalisasikan.

Terkait beberapa program bantuan yang belum terealisasikan, Dico mengatakan melakukan koordinasi dengan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

"Kemarin kita koordinasi dengan PT Pos terkait, memang ada data yang kita verifikasi dan datanya tidak sesuai dengan DTKS yang sudah diberikan, harapannya kita semua di sini kompak untuk memastikan bahwa distribusi bansos khusus bansos dari Kemensos tepat sasaran," kata Dico.

Selain itu, kata Dico, bansos yang diberikan berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian dan mensejahterahkan masyarakat Kendal.

"Harapannya bisa memberikan semangat khususnya bagi KPM yang sudah mendapat bantuan agar usahanya bisa mandiri dan mereka bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kendal lainnya," pungkas Dico. (mrk/jpnn)


Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan bansos yang diberikan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian dan mensejahterahkan masyarakat Kendal.


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Tim Redaksi, Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News