Bus PNS Dibom, 18 Tewas

Bus PNS Dibom, 18 Tewas
Bus PNS Dibom, 18 Tewas
PESHAWAR - Ledakan kembali mengguncang Pakistan. Kemarin (8/6) sebanyak 18 orang tewas saat sebuah bom meledak di dalam bus yang mengangkut pegawai pemerintah (PNS). Itu menjadi peringatan penting bagi Presiden Asif Ali Zardari bahwa Pakistan masih belum bebas dari ancaman militan.

 

"Bus baru saja meninggalkan Kota Peshawar saat sebuah bom yang disembunyikan di dalamnya meledak," kata Tahir Ayub Khan, pejabat senior kepolisian setempat. Saking kuatnya ledakan, bus yang khusus disewa pemerintah setempat untuk mengangkut PNS itu hancur berantakan. Hampir separo bagian belakang bus tersebut gosong dan tak lagi bisa dikenali.

 

Selain menewaskan 18 orang, termasuk seorang anak dan enam perempuan, ledakan tersebut juga melukai sekitar 35 orang. Hingga sekarang, sebagian besar korban menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Salah seorang di antara mereka adalah Jalal Khan. Lengan kanan remaja 14 tahun itu robek saat bom meluluhlantakkan separo bagian bus.

 

"Kami semua terjatuh ke lantai saat terjadi ledakan. Dalam hitungan detik, semua orang berteriak-teriak minta tolong," kata Khan yang biasa menumpang bus khusus tersebut. Selain terluka terkena serpihan kaca dan logam, sebagian besar penumpang mengalami sesak napas. Sebab, ledakan itu memicu kebakaran yang menghasilkan banyak asap di sisi belakang bus.

 

PESHAWAR - Ledakan kembali mengguncang Pakistan. Kemarin (8/6) sebanyak 18 orang tewas saat sebuah bom meledak di dalam bus yang mengangkut pegawai

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News