Byar-Pet Terus, DPR Berang

Byar-Pet Terus, DPR Berang
Byar-Pet Terus, DPR Berang

jpnn.com - JAKARTA - Bukan hanya warga Sumut yang marah. Ketua Komisi VII DPR Sutan Bathoegana juga berang menyikapi kondisi listrik di wilayah Sumut yang belakangan byar-pet terus-terusan.

Menurut Sutan sumber masalah bukan soal adanya defisit pasokan listrik di Sumut. Pasalnya, soal defisit listrik sudah lama terjadi tapi baru belakangan ini rutin byar-pet lagi. Sutan menyebut, buruknya manajemen PLN di bawah kepimpinan Nur Pamudji, sebagai sumber utamanya.

"Ini menyangkut manajemen yang tidak jelas. Kita mendesak jajaran direksi di PLN agar dievaluasi," cetus Sutan kepada JPNN di Jakarta, kemarin (20/9).

Desakan Sutan bukan tanpa dasar. Dia menyebut, DPR dari tahun ke tahun menyetujui penambahan anggaran PLN. Namun kata politisi senior di Partai Demokrat itu, daya serap anggaran PLN sangat rendah.

"Jadinya uang mubazir, tidak digunakan untuk pembangunan pembangkit, tidak digunakan untuk pemeliharaan pembangkit. Kalau dipelihara dengan baik kan gak bakal rusak tuh pembangkit di Labuhan Angin dan Belawan. Jadi ini menyangkut buruknya kepemimpinan di PLN," cetus pimpinan komisi yang membidangi energi itu.

Karena manajemen yang buruk, alih-alih mengatasi defisit listrik di Sumut. Karena rusaknya dua pembangkit itu, defisit listrik di Sumut malah makin bertambah. Rakyat Aceh juga terkena dampaknya.

Hitung-hitungan kasar Sutan, semula defisit listrik di Sumut 150 MW. Karena pembangkit Belawan dan Labuhan Angin rusak, defisit tambah lagi 250 KW. Total 400 KW. Taruhlah yang 100 KW untuk Aceh. Jadi defisit listrik untuk Sumut 300 MW.

Sudah disepakati 90 MW akan diambil PLN dari Inalum. Ditambah tiga genset yang akan didatangnya masing-masing berkapasitas 20 MW. Jadi yang sudah ada bayangan tertutupi 150 MW. "Ya ujung-ujungnya tetap saja defisitnya nanti 150 MW," terang Sutan.

JAKARTA - Bukan hanya warga Sumut yang marah. Ketua Komisi VII DPR Sutan Bathoegana juga berang menyikapi kondisi listrik di wilayah Sumut yang belakangan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News