Cacar Air, Sebaiknya Mandi Air Hangat atau Dingin?

Cacar Air, Sebaiknya Mandi Air Hangat atau Dingin?
Ilustrasi mandi.

Saat mandi, penderita cacar air disarankan untuk menggunakan sabun yang bersifat lembut dan tidak mengandung banyak busa di dalamnya. Saat menggunakan sabun, hindari menggosoknya terlalu keras, khususnya pada bagian tubuh yang terdapat benjolan.

Kemudian setelah mandi, penderita cacar air dapat mengeringkan tubuhnya dengan menepuk-nepuk handuk secara halus ke seluruh bagian tubuh. Hindari menggosok kulit, meskipun terasa sangat gatal. Setelah selesai digunakan, handuk tersebut harus segera dicuci.

Selanjutnya, setelah kulit sudah mengering, penderita cacar air bisa menggunakan berbagai produk perawatan – seperti salep yang diresepkan dokter – pada area benjolan. Tindakan ini bertujuan untuk mempercepat proses penyembuhan.

Jika keluhan gatal masih sangat terasa atau bertambah parah meski sudah mandi dengan air hangat, penderita cacar air disarankan untuk segera membawa diri ke dokter. Dengan begitu, penderita bisa mendapatkan obat-obatan yang lebih kuat untuk mengatasi kondisi yang sedang terjadi.

Jadi, jika Anda terkena cacar air, jangan ragu untuk mandi menggunakan air hangat. Tindakan ini bisa Anda lakukan sebanyak lima kali, dengan durasi tidak lebih dari lima menit. Dengan begitu, keluhan gatal maupun perburukan infeksi bisa dicegah.(NB/RVS)


Yang perlu diingat adalah, penderita cacar air diharuskan tetap mandi. Hal ini dilakukan untuk menjaga kebersihan pada tubuhnya.


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News