Cari Cinta

Oleh: Dahlan Iskan

Cari Cinta
Dahlan Iskan (Disway). Foto: Ricardo/JPNN.com

Salah satu kegiatan sosial yang dia biayai adalah: anti-bully. Yakni agar bully-mem-bully tidak terus berkembang. Sampai menghancurkan kejiwaan anak-anak di sekolah.

Ketika Scott memilih kawin dengan guru Jewett, semua bertanya: apa hebatnya Jewett di mata Scott. Yang sudah pasti Jewett dua tahun lebih muda. Yang juga pasti: soal kepribadian Jewett yang sangat perhatian tadi.

Tetapi guru hebat Jewett ternyata belum tentu hebat sebagai suami. Istrinya bukanlah seorang murid. Sang istri, berotot luar dalam.

Perkawinan itu ternyata sangat singkat. Tidak sampai dua tahun. Mereka bercerai. Juga diam-diam. Tiba-tiba saja nama Jewett hilang dari website kegiatan sosial Scott.

Lalu wartawan menelusuri penyebabnya. Gagal. Mereka benar-benar cerai tanpa tahu kenapa. Yang jelas Scott yang mengajukan gugatan cerai ke pengadilan. Maka perceraian diam-diam ini pun jadi sumber bully tidak habis-habisnya.

"Kalau saya punya uang sebanyak yang dia punya, saya tidak akan kawin lagi," tulis netizen. Maksudnya, setelah cerai dengan Bezos, tidak akan menikahi Jewett, meski sama-sama tinggi besar dan kepala plontos.

"Menikah dalam posisi seperti dia tidak ada gunanya. Lebih baik hidup bersama saja," ujar yang lain. "Bisa jadi, bagi sang guru, perkawinan itu juga bencana. Pasti ia tidak bisa diterima oleh komunitas Scott," kata yang lain.

Tentu ada juga bully yang nyinyir. "Jangan-jangan ternyata tidak bisa dapat banyak," tulis salah satunya. "Rasanya, sekarang ini, ia lagi dalam perjalanan menuju ke sebuah bank sambil tertawa-tawa," tulis nyinyir yang lain.

Dahlan Iskan menulis orang kaya sama saja dengan yang tidak kaya: dalam hal cinta. Sama juga dengan Lesti Kejora. Atau siapa saja.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News