Catatan Ketua MPR: Omicron dan Belajar dari Kegagalan Cekal Varian Delta

Oleh: Bambang Soesatyo

Catatan Ketua MPR: Omicron dan Belajar dari Kegagalan Cekal Varian Delta
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Foto: Humas MPR RI

jpnn.com - Mencegah eskalasi pandemi Covid-19 akibat meluasnya penularan varian baru Omicron menjadi tantangan bersama.

Pemerintah dan masyarakat perlu belajar dari kegagalan cekal varian Delta yang kemudian menjadi pemicu lonjakan kasus Covid-19 pada periode Juni-Juli hingga Agustus 2021.

Diperlukan upaya ekstra keras untuk cekal masuknya varian Omicron.

Sebagai ancaman nyata, potensi masuknya varian Corona B.1.1.529 dari Afrika itu jangan sampai disederhanakan.

Bahkan, setiap orang yang sudah menerima suntikan vaksin Corona disarankan untuk tidak percaya diri berlebihan.

Soalnya, varian baru ini mampu mengganggu kesehatan setiap orang sekalipun orang itu sudah dua kali disuntik vaksin.

Karena itu, semua orang diimbau untuk selalu mewaspadai ancaman ini.

Apalagi, layaknya sedang bertempur, agresivitas serangan musuh dengan identitas varian Omicron itu sudah demikian dekat dengan teritori Indonesia, karena dia sudah terdeteksi di Singapura dan Malaysia, beberapa hari lalu.

Tindakan sigap dari pemerintah layak diapresiasi.

Pemerintah telah menerbitkan peraturan baru yang melarang masuknya orang asing ke wilayah Indonesia, khususnya bagi mereka yang punya riwayat perjalanan mengunjungi Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambique, Eswatini, dan Nigeria.

Peraturan ini hendaknya dilaksanakan dengan konsisten dan tanpa kompromi. Pelaksanaan peraturan ini harus diawasi dengan ekstra ketat.

Potensi penularan varian Omicron hendaknya mengingatkan masyarakat tentang kegagalan pihak berwenang di dalam negeri mencekal varian Delta dari India, beberapa bulan lalu.

Potensi penularan varian Omicron hendaknya mengingatkan masyarakat tentang kegagalan pihak berwenang di dalam negeri mencekal varian Delta dari India

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News