Cegah Korban Covid-19 Bertambah, Pusat Isolasi Mandiri Dibangun di 7 Pesantren NU Ini

Cegah Korban Covid-19 Bertambah, Pusat Isolasi Mandiri Dibangun di 7 Pesantren NU Ini
Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah. Foto: Humas MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah menyampaikan pembangunan pusat isolasi mandiri di 7 pesantren NU adalah wujud kehadiran pemerintah Jokowi-Ma'ruf Amin untuk umat.

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan NU Care-Lazisnu membangun ruang-ruang isolasi mandiri di 7 pesantren di Jakarta dan luar Jakarta.

Ke-7 pondok pesantren itu, yaitu Pesantren Luhur Al Tsaqafah di Jakarta Selatan, Pondok Pesantren Fauzan Garut dan Pondok Pesantren Khas Kempek Cirebon di Jawa Barat, Pondok Pesantren Al Ihya Ulumuddin Cilacap dan Pondok Pesantren Maslakul Huda Pati di Jawa Tengah.

Selanjutnya di Jawa Timur, yakni Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang dan Pondok Pesantren Fathul Ulum Kewagean Kediri Jawa Timur.

"Pembangunan ruang isolasi mandiri ini jelas merupakan wujud nyata dari gotong royong yang menjadi saripati nilai-nilai Pancasila. Ini bukti pemerintah hadir untuk umat sebab sesuai undang-undang perhajian, keuntungan dari dana haji benar-benar digunakan untuk kemaslahatan umat Islam, bukan untuk yang lain," kata Ahmad Basarah.

Wakil Ketua Pengurus Pusat Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (PP LAZISNU) PBNU itu mengatakan program gotong-royong keumatan dilakukan sesuai amanat UU Pengelolaan Keuangan Haji.

Basarah menjelaskan, pasal 1 ayat 2 UU tersebut disebutkan dana haji adalah dana setoran biaya penyelenggaraan ibadah haji, dana efisiensi penyelenggaraan haji, dana abadi umat, serta nilai manfaat yang dikuasai oleh negara untuk penyelenggaraan ibadah haji dan pelaksanaan program kegiatan untuk kemaslahatan umat Islam.

Pembangunan pusat isolasi mandiri itu ikhtiar mencegah korban Covid-19 bertambah.

Data Baznas hingga akhir Agustus 2021, ada 723 kiai di Indonesia meninggal dunia akibat terinfeksi Covid-19.