JPNN.com

Mobil

Cengkeraman Grup Astra di Pasar Mobil Mulai Lemah

Jumat, 27 Juli 2018 – 13:54 WIB Cengkeraman Grup Astra di Pasar Mobil Mulai Lemah - JPNN.com

Peningkatan tensi kompetisi di pasar kendaraan roda empat (mobil) membuat torehan penjualan mobil PT Astra International Tbk (Grup Astra) pada semester pertama (Januari-Juni) 2018 turun 10 persen menjadi 286 ribu unit (YoY).

Penurunan tersebut berimbas pada pangsa pasar produk mobil Grup Astra ikut berkurang dari 56 persen menjadi 48 persen dari total market. Padahal, grup sudah menelurkan 12 model baru dan 4 model revamped selama enam bulan pertama 2018.

Perlu diketahui, Grup Astra menangani sejumlah merek mobil di pasar Indonesia, mulai dari Jepang hingga negara-negara Eropa seperti Toyota, Daihatsu, Isuzu, UD Truck, Peugeot dan BMW.

Pelemahan di segmen mobil masih tertolong oleh penjualan sepeda motor PT Astra Honda Motor (AHM) di pasar domestik meningkat 11 persen menjadi 2,2 juta unit dengan penguasaan pangsa pasar hingga 74 persen, bersamaan peningkatan secara nasional sebesar 11 persen menjadi 3 juta unit dalam periode ini.

Kompetisi AHM di segmen roda dua memang tidak perlu diragukan lagi, apalagi dalam periode enam bulan pertama AHM telah meluncurkan 4 model baru dan 11 model revamped untuk menambah pilihan produk ke konsumen.

Selain roda dua, PT Astra Otoparts Tbk (AOP) yang bergerak di bisnis komponen otomotif juga menunjukkan hasil baik dengan pertumbuhan 4 persen menjadi Rp 206 miliar.

"Hal positif tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan pendapatan dari meningkatnya kinerja penjualan pasar pabrikan otomotif (OEM/original equipment manufacturer) dan pasar suku cadang pengganti (REM/replacement market)," tulis laporan resmi Grup Astra.

Sementara itu, secara keseluruhan lini bisnis Grup Astra di pelbagai sektor selain otomotif, Astra masih optimistis menuai hasil positif hingga akhir tahun ini.

“Kinerja Grup Astra hingga akhir tahun 2018 diperkirakan cukup baik, didukung dengan stabilitas pertumbuhan ekonomi Indonesia dan harga batu bara yang stabil, walaupun persaingan di pasar mobil dan melemahnya harga minyak kelapa sawit menjadi perhatian,” tegas Presiden Direktur Grup Astra Prijono Sugiarto. (mg8/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...