Cerita Deolipa Ditelepon Pejabat Polri, Ada Tugas Merah Putih soal Peristiwa Duren Tiga

Cerita Deolipa Ditelepon Pejabat Polri, Ada Tugas Merah Putih soal Peristiwa Duren Tiga
Sejumlah personel Brimob bersenjata lengkap berjaga di rumah pribadi Irjen Ferdy Sambo, Jalan Saguling III, Komplek Pertambangan, Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Selasa (9/8/2022). Foto/dok : Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Kolumnis kondang Dahlan Iskan menulis cerita bagaimana Deolipa Yumara bisa menjadi kuasa hukum Bharada E.

Bharada E merupakan tersangka pembunuhan Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat (8/7).

Cerita Deolipa Ditelepon Pejabat Polri, Ada Tugas Merah Putih soal Peristiwa Duren TigaPengacara nonaktif Bharada E, Deolipa Yumara di Depok, Jawa Barat, Sabtu (13/8). Foto: Aristo/JPNN

Deolipa ditunjuk menjadi kuasa hukum setelah pengacara sebelumnya, Andreas Nahot Silitonga mengundurkan diri pada Sabtu (6/8).

Melalui tulisan Disway edisi Minggu (14/8), Dahlan menulis Deolipa sudah menjadi pengacara selama 20 tahun.

Dahlan menyebut pria berambut gondrong itu bukan pengacara biasa. Deolipa selalu menyebut dirinya dengan gagah: pengacara Merah Putih.

"Pentingnya penegakan hukum menjadi darah dagingnya. Sampai juga ke sumsumnya," tulisan Dahlan.

Disebutkan juga bahwa Deolipa sosok yang sangat dekat dengan para pejabat tinggi polisi –khususnya pejabat tinggi yang juga berjiwa Merah Putih.

Dahlan Iskan menulis cerita Deolipa Yumara ditelepon pejabat cukup tinggi di Mabes Polri soal pekerjaan Merah Putih. Dia diantar menemui Bharada E, lalu...

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News