Cerita Suami Menggantungkan Hidup dari Istri

Cerita Suami Menggantungkan Hidup dari Istri
Cerita Suami Menggantungkan Hidup dari Istri. Ilustrasi Fajar/Radar Surabaya/JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - Merasa belum siap menikah, pria asal Kali Kedinding, Kenjeran sebut Donjuan, 30, jadi semaunya sendiri.

Ia tidak mau bekerja dan menggantungkan diri terhadap istri, orang tua dan mertuanya. Mulanya, sang istri sebut Karin, 29, bersabar.

Akan tetapi, ia akhirnya memilih minggat dari rumah, sampai akhirnya Donjuan mengajukan talak cerai di Pengadilan Agama (PA), klas 1A Surabaya, Selasa (4/4).

========================
Umi Hany Akasah - Radar Surabaya
========================

Karin sebenarnya enggak pernah mau bercerai dengan Donjuan. Meskipun selama dua tahun berumah tangga, Donjuan tidak pernah mau bertanggung jawab pada diri sendiri maupun istrinya.

Donjuan seakan balas dendam dengan Karin karena dipaksa orang tua menikah sebelum mapan.

”Saya sebenarnya juga enggak mau nikah dulu. Ya emang sih umur waktu itu sudah di atas 25 tahun, ya gimana lagi papa mamaku ngebet. Mertua apalagi tiap hari ke rumah untuk menanyakan tanggal pernikahan kami,” kata Karin di sela-sela sidang gugatan cerainya di PA. Waktu itu, Karin bekerja sebagai teller di salah satu operator komunikasi ternama di Indonesia.

Wajahnya yang elok serta tubuh tinggi semampai membuat ia dengan mudah kerja di mana pun.

Merasa belum siap menikah, pria asal Kali Kedinding, Kenjeran sebut Donjuan, 30, jadi semaunya sendiri.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News