Cerita tentang Keterbukaan Doni Monardo dan Kedekatannya dengan Media

Cerita tentang Keterbukaan Doni Monardo dan Kedekatannya dengan Media
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menerima penghargaan berupa medali emas dari Dewan Pers.

Penghargaan dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2021, Selasa (9/2) itu sebagai apresiasi atas kepedulian kepala Badan Nasional Penanngulangan Bencana (BNPB) tersebut kepada media pada masa pandemi Covid-19.

Menurut Tenaga Ahli BNPB Egy Massadiah, selama ini Doni memang dekat dengan media. Egy yang juga wartawan senior itu menuturkan, Doni  juga sering menerima masukan dari kalangan jurnalis.

Egy menyebut salah satu wartawan yang menjadi kolega dekat Doni ialah Suryopratomo alias Tommy yang kini menjadi Dubes RI di Singapura. "Mereka berkawan sangat baik,” ujar Egy melalui layanan pesan.

Selain itu, mantan Danjen Kopassus  tersebut merupakan figur yang terbuka terhadap kritik. “Bahkan adakalanya hujatan, terutama yang kategori hoaks,” sambung Egy.

Lebih lanjut Egy mengatakan, kepedulian Doni kepada kalangan pers juga terlihat dari intensitasnya menjalin komunikasi dengan para pemimpin media massa. Pada masa pandemi Covid-19 yang memukul bisnis media, Doni meluncurkan program Fellowship Jurnalisme Perubahan Perilaku (FJPP).

Program yang berlangsung pada Oktober-Desember 2020 itu diikuti sekitar 5.000 jurnalis. "Saya kira program Fellowship Jurnalisme Perubahan Perilaku adalah salah satu wujud perhatian dan kepedulian Pak Doni terhadap insan pers,” kata Egy.

Sebelumnya anggota Dewan Pers Agus Sudibyo menilai Doni telah menunjukkan komitmen dan kepeduliannya kepada media melalui FJPP. Agus menilai program tersebut sangat membantu pers pada masa pandemi Covid-19.

Doni Monardo yang berlatar belakang tentara dikenal sebagai figur yang terbuka terhadap kritik dan dekat dengan kalangan jurnalis.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News