China Bantah Tutup Langit Utara Taiwan

China Bantah Tutup Langit Utara Taiwan
Bendera nasional Tiongkok dan Taiwan ditampilkan di samping pesawat militer dalam gambar ilustrasi yang dibuat 9 April 2021. Foto: ANTARA/Reuters/as

jpnn.com, BEIJING - Kementerian Luar Negeri China (MFA) mengklarifikasi kabar pemberlakuan zona larangan terbang di sebelah utara Taiwan pada Minggu pagi.

"Laporan soal China daratan sedang menerapkan zona larangan terbang di utara Taiwan tidak akurat," kata juru bicara MFA Wang Wenbin dalam keterangan tertulisnya di Beijing, Sabtu (14/4).

Sebelumnya, Kementerian Transportasi dan Komunikasi Taiwan (MOTC) mengaku menerima pemberitahuan dari Beijing mengenai pemberlakuan zona larangan terbang selama 27 menit pada Minggu mulai pukul 09.30 hingga 09.57 waktu setempat (08.30-08.57 WIB).

Menurut laporan Kantor Berita Taiwan CNA, Beijing merevisi durasi zona larangan terbang --dari selama tiga hari pada Minggu hingga Selasa (18/4) menjadi hanya 27 menit.

MOTC menyebutkan 33 jadwal penerbangan terdampak zona larangan terbang pada Minggu pagi.

"Departemen penerbangan sipil dan departemen kemaritiman terkait telah mengeluarkan pemberitahuan yang relevan," kata Wang Wenbin ketika menanggapi laporan itu.

Ia menjelaskan bahwa departemen penerbangan sipil telah mengeluarkan pemberitahuan dan pengumuman aktivitas kedirgantaraan yang kemungkinan berdampak terhadap ruang udara.

"Mengingatkan departemen terkait pelayanan lalu lintas udara dan pengguna ruang udara agar memperhatikan dampaknya serta agar bertanggung jawab menjamin keamanan penerbangan," ujarnya.

Kementerian Luar Negeri China (MFA) mengklarifikasi kabar pemberlakuan zona larangan terbang di sebelah utara Taiwan pada Minggu pagi

Sumber Antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News