China Makin Kurang Ajar, Amerika Guyur ASEAN dengan Dolar

China Makin Kurang Ajar, Amerika Guyur ASEAN dengan Dolar
Presiden Amerika Serikat Joe Biden menandatangani 15 kebijakan baru pada hari pertamanya berkantor di Ruang Oval Gedung Putih, Selasa (20/1). Foto: Reuters

jpnn.com, WASHINGTON DC - Di tengah memanasnya hubungan Amerika Serikat dengan China, Presiden Joe Biden mengumumkan rencana pemberian dana hingga USD 102 juta (sekitar Rp 1,44 triliun) untuk ASEAN.

Dana tersebut merupakan bagian dari inisiatif baru yang bertujuan untuk memperluas kemitraan strategis AS-ASEAN.

Pengumuman itu disampaikan Biden saat mengikuti konferensi tingkat tinggi (KTT) AS-ASEAN tahunan bersama para pemimpin negara anggota ASEAN dan Sekretaris Jenderal ASEAN pada Selasa (26/10).

Inisiatif baru untuk perluasan kemitraan strategis AS-ASEAN itu ditujukan untuk mendukung pemulihan kawasan dari COVID-19, mengatasi krisis iklim, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mengembangkan sumber daya manusia, menurut keterangan Kedutaan Besar AS di Jakarta, Rabu.

Pada pertemuan virtual KTT ASEAN-AS, Biden menegaskan kembali komitmen Amerika Serikat untuk mempererat kemitraan dengan ASEAN serta sentralitasnya dan menyambut baik Pandangan ASEAN tentang Indo-Pasifik (ASEAN Outlook on the Indo-Pacific).

Presiden Biden pun menekankan komitmen teguh Amerika Serikat terhadap kawasan dan berjanji untuk memperdalam kerja sama dalam menghadapi tantangan yang ada, yang mencakup kerja sama dengan para sekutu dan mitra untuk mempromosikan kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

"Hubungan antara Amerika Serikat dan ASEAN sangat krusial bagi masa depan satu miliar rakyat kita. Kemitraan kita sangat penting untuk dapat mempertahankan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka, yang telah menjadi fondasi keamanan dan kesejahteraan bersama kita selama puluhan tahun," ujarnya.

"Dan Amerika Serikat sangat mendukung sikap ASEAN terkait Indo-Pasifik dan tatanan regional berbasis aturan," lanjut Biden.

Di tengah memanasnya hubungan Amerika Serikat dengan China, Presiden Joe Biden umumkan kabar gembira untuk ASEAN