Cokok 19 Tersangka, 3 WNA Ditembak Mati

Cokok 19 Tersangka, 3 WNA Ditembak Mati
Cokok 19 Tersangka, 3 WNA Ditembak Mati
JAKARTA-Polri membidik warga negara Afrika yang datang ke Indonesia dengan modus pengusaha garmen. Hasil Operasi Paniki 2008, warga Afrika Selatan mendominasi kejahatan narkotia, dan tiga diantaranya ditembak mati.

"Tak hanya di Indonesia, sepak terjang warga Afrika Selatan ini juga meresahkan di kawasan ASEAN lainnya," tukas  Dir IV/TP Narkoba dan Kejahatan Terorganisir Bareskrim Polri Brigjen Dr Harry Muntolalu, MM saat menggelar jumpa pers hasil yang dicapai dalam pelaksanaan Operasi Paniki 2008, Jumat di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN). Dari operasi ini, Polri berhasil menangkap 19 pelaku sindikat perdagangan narkotika lintas negara.

"Lima diantara pelaku yang tertangkap adalah warga negara Afrika dan tiga diantaranya tertembak mati dalam operasi yang digelar Polda Metro," tegas Harry yang didampingi Kadispenum Mabes Polri Bambang Kuncoro.

Lebih lanjut dikatanya, tiga orang warga Afrika Barat yang tertembak itu adalah Oliver Lechechukwu Osando warga negara Nigeria yang membawa 100 gram heroin, Victor Thambu Macoba warga Afrika Selatan yang membawa 59.6 gram heroin dan Stve alias Richar warga negara Nigeria yang membawa 100 gram heroin. "Selain warga Afrika, kita juga mengamati warga negara lainnya, selama ini yang mendominasi kejahatan narkoba adalah West Afrika," tegas Harry.

Sementara itu untuk barang bukti yang berhasil disita adalah heroin sebanyak 370,1 gram, hashish 28,3 gram, ganja kering 13,7 gram, pohon ganja tiga barang, ekstasi sebanyak 25.500 butir dan shabu 200,5 gram dengan total senilai Rp 3.223.081.750. Menurutnya warga negara Afrika tersebut menggunakan kedok berjualan barang legal di Indonesia. "West Afrika ini datang ke Indonesia kedoknya berjualan garmen tapi berjualannya di hotel," ungkapnya.

Selama di hotel yang telah diubah fungsinya tersebut warga negara Afrika menjalankan bisnis haram ini dengan menggunakan kurir perempuan Indonesia yang biasanya terlebih dahulu dipacari atau dinikahi. "Saat ini kurir perempuan Indonesia yang sudah ditangkap diantaranya di Brazil dengan membawa 10 kg heroin, Malaysia 2 kg heroin, Pakistan, Chili dan Cina," tambahnya. (rie/JPNN)
Berita Selanjutnya:
Tommy Teken SP3 BPPC

JAKARTA-Polri membidik warga negara Afrika yang datang ke Indonesia dengan modus pengusaha garmen. Hasil Operasi Paniki 2008, warga Afrika Selatan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News