Cuaca Buruk, Penyaluran 50 Ribu Alquran Wakaf Ditargetkan Tuntas 22 Januari

Cuaca Buruk, Penyaluran 50 Ribu Alquran Wakaf Ditargetkan Tuntas 22 Januari
Badan Wakaf Alquran sudah mendistribusikan Alquran wakaf kepada umat Islam di Taliabu-Banggai. Foto: dokumentasi Badan Wakaf Alquran

jpnn.com, JAKARTA - Sebanyak 50 ribu Alquran wakaf  didistribusikan untuk umat Islam di Banggai (Sulawesi Tengah) dan Kepulauan Taliabu (Maluku Utara).

Menurut Hazairin, Direktur Program Badan Wakaf Al-Qur'an (BWA), tidak mudah menyalurkan Alquran wakaf tersebut karena medan yang berat dan cuaca buruk.

"Setiap penghujung tahun, tantangan terbesarnya adalah cuaca. Ini dirasakan saat tim membawa Alquran wakaf ke wilayah kepulauan," kata Hazairin dalam siaran pers, Jumat (8/1).

Dijelaskannya, pengiriman untuk Kepulauan Taliabu harus ditunda dari akhir Desember 2020 ke Januari 2021 karena Syahbandar tidak mengizinkan Kapal Wakaf Armada Bahari Mulya untuk melaut, atas dasar laporan BMKG.

Pendistribusian 50 ribu Alquran wakaf ini dibantu warga dan komunitas lokal.

“Tantangan distribusi kali ini hampir sama dengan yang sudah-sudah. Medan distribusi berat, juga kendala cuaca, sehingga ada usaha lebih untuk melakukan distribusi kali ini,” jelasnya.  

Khusus Banggai Laut dan Kepulauan Taliabu, tambah Hazairin, BWA melakukan distribusi dengan menggunakan Kapal Wakaf Armada Bahari Mulya yang stand by di NTT dan khusus dipergunakan untuk distribusi Al-Qur'an wakaf di Indonesia Timur.

Hazairin menjelaskan, distribusi 50 ribu Alquran wakaf sudah dimulai sejak 13 Desember 2020 di Luwuk, Banggai dan Banggai kepulauan sampai akhir Desember 2020.

Badan Wakaf Alquran mendistribusikan 50 ribu Alquran wakaf dari para wakif untuk umat Islam di Taliabu-Banggai

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News