Curigai Langkah KPU Menyetop Rekapitulasi, Ferdinand Ungkit Omongan Jokowi

Curigai Langkah KPU Menyetop Rekapitulasi, Ferdinand Ungkit Omongan Jokowi
Politikus PDI Perjuangan Ferdinand Hutahaean. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan Ferdinand Hutahaean mencurigai langkah KPU yang dikabarkan menyetop rekapitulasi suara di tingkat kecamatan atau PPK di saat terjadi masalah pada penghitungan di Sirekap.

Sebagai calon anggota legislatif atau Caleg DPR RI dari Dapil III DKI Jakarta, Ferdinand juga mengaku kecewa dengan kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Pemilu 2024.

"Saya harus menyatakan kecewa dengan kinerja KPU seperti ini. Saya sangat prihatin bahwa pemilu sebesar negara kita, kenapa sistem penghitungannya jadi seperti ini kacaunya," ucap Ferdinand kepada JPNN.com, Senin (19/2).

Menurut dia, persoalan di sistem KPU merugikan semua pihak, termasuk dirinya selaku caleg dari PDI Perjuangan yang tidak bisa mengakses perolehan suaranya melalui sistem tersebut.

"Apa yang terjadi di lapangan sekarang, saya tidak tahu. Dan satu hal, kecurigaan saya terhadap penghentian penghitungan ini bukanlah karena sistem," tuturnya.

Ferdinand menduga penghentian penghitungan suara di kecamatan juga bukan karena ketidakandalan kualitas teknologi yang dipakai oleh KPU.

"Saya mencurigai penghentian ini adalah upaya-upaya untuk melakukan sesuatu. Ini kecurigaan. Saya kembali ke beberapa waktu lalu ketika presiden berkata yakin PSI akan lolos," tutur Ferdinand.

Ternyata, kata dia, dari quick qount yang dilakukan lembaga-lembaga survei memosisikan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak lolos ke parlemen.

Politikus PDI Perjuangan Ferdinand Hutahaean curigai langkah KPU menyetop rekapitulasi suara Pemilu 2024 di kecamatan. Ungkit omongan Jokowi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News