Dahlan : Direksi Bermasalah Lebih Baik Mundur

Dahlan : Direksi Bermasalah Lebih Baik Mundur
Dahlan : Direksi Bermasalah Lebih Baik Mundur
JAKARTA - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus berbenah. Salah satu fokus utamanya adalah membenahi tata kelola perusahaan atau good corporate governance (GCG).

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, pembenahan tata kelola perusahaan harus dimulai dengan pembenahan manajemen. "Saya menghimbau, kalau ada direksi yang terindikasi bersalah (kasus korupsi, Red), lebih baik mundur," ujarnya, Rabu (8/8).

Pernyataan tersebut dikeluarkan Dahlan terkait dengan kasus yang membelit PT Adhi Karya. Saat ini, BUMN yang bergerak di sektor konstruksi tersebut tengah disorot dalam kasus suap proyek Hambalang yang melibatkan mantan bendahara Partai Demokrat M. Nazaruddin. "Apalagi, mereka kena masalah lagi di (proyek) PON Riau," katanya.

Menurut Dahlan, berbagai kasus tersebut berimbas pada kinerja Adhi Karya. Misalnya, saat ini BUMN konstruksi tersebut lebih sulit mencari proyek untuk dikerjakan. "Kalau banyak masalah seperti ini, malah tidak kerja-kerja, kasihan karyawannya," ucapnya."

JAKARTA - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus berbenah. Salah satu fokus utamanya adalah membenahi tata kelola perusahaan atau good corporate governance

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News