Danareksa Pimpin Holding Keuangan

Salah Satu Opsi Kementerian BUMN

Danareksa Pimpin Holding Keuangan
Danareksa Pimpin Holding Keuangan
JAKARTA- Pemerintah terus mematangkan rencana untuk merespon kebijakan Bank Indonesia tentang aturan single presence policy (SPP), atau kebijakan kepemilikan tunggal dalam industri perbankan nasional yang akan diberlakukan pada 2010 nanti.

     

Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sofyan Djalil mengatakan, pihaknya sudah melakukan berbagai studi mengenai opsi skema SPP untuk bank BUMN. Salah satu opsi yang mencuat adalah menjadikan Danareksa sebagai investment holding. "Salah satu opsinya memang itu, tapi kami akan lihat berbagai kemungkinan, serta plus minusnya," ujarnya di Kantor Kementerian BUMN akhir pekan lalu.

     

Sayangnya, Sofyan enggan menyebut beberapa opsi lainnya. Menurut dia, usai studi awal, kementerian BUMN kini tengah merumuskan berbagai opsi yang memungkinkan untuk skema SPP bagi lima bank pelat merah. "Karena ketentuan bank sentral, maka SPP ini harus diikuti," katanya.

     

Aturan SPP disusun oleh BI dalam rangka mendorong percepatam konsolidasi perbankan nasional sesuai Arsitektur Perbankan Indonesia (API). Kebijakan serupa telah diterapkan dibeberapa negara Asia, seperti Thailand, Malaysia dan India.

     

JAKARTA- Pemerintah terus mematangkan rencana untuk merespon kebijakan Bank Indonesia tentang aturan single presence policy (SPP), atau kebijakan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News