Demi Mahasiswa Papua Tetap Kuliah, Mabes TNI Siapkan 2 Hercules

Demi Mahasiswa Papua Tetap Kuliah, Mabes TNI Siapkan 2 Hercules
Pesawat Hercules. Ilustrasi Foto: Pixabay

jpnn.com, JAYAPURA - Mabes TNI tidak tinggal diam menyikapi kasus ribuan mahasiswa asal Papua yang kuliah di sejumlah daerah di Indonesia, pulang ke Bumi Cendrawasih, sebagai dampak aksi rasisme.

Lewat Kodam XVII/Cenderawasih, Mabes TNI menyiapkan dua pesawat jenis hercules untuk memfasilitasi para mahasiswa kembali ke kota tempat studinya masing-masing. Dewan Adat Papua (DAP) mengapresiasi sikap dari Mabes TNI ini.

"Kami apresiasi ada keinginan baik dari TNI untuk memfasilitasi adik-adik mahasiswa ini kembali ke kota studinya," kata Sekretaris Dewan Adat Papua (DAP) Leonard Imbiri di Kota Jayapura, Selasa (17/9).

Hanya saja, kata dia, ada hal lain yang perlu juga diperhatikan dan perlu ketegasan untuk memproses oknum TNI yang diduga terlibat dalam ujaran rasisme di depan asrama Papua di Kota Surabaya, Jawa Timur pada pertengahan Agustus lalu.

"Tapi sekali lagi bahwa yang pergi terlibat di sana itu tentara (di Surabaya,red). Yang berikutnya bahwa banyak persoalan yang melibatkan tentara," katanya.

Karena itu, lanjut dia, ada persoalan kepercayaan yang harus diselesaikan dan dibuktikan dulu oleh pihak institusi yang dimaksud agar para mahasiswa bisa merasakan keamanan dan kenyamaman, jika difasilitasi untuk kembali ke kota studi.

"Untuk itu, kami mendesak dan meminta kepada pemerintah lewat para gubernur dan bupati di Papua ataupun di Jawa agar buka komunikasi yang efektif dengan adik-adik mahasiswa, untuk bangun kepercayaan mereka kembali ke kota studi," katanya.

Sebelumnya, Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Kolonel Inf J Binsar P Sianipar mengatakan sebanyak dua pesawat Hercules disiapkan oleh Mabes TNI untuk membantu mengangkut atau memfasilitasi mahasiswa Papua yang akan kembali ke tempat kuliahnya di nusantara.

Mabes TNI menyiapkan dua pesawat hercules untuk memfasilitasi para mahasiswa Papua kembali ke kota studinya masing-masing.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News