Demi Nahdliyin, PKB Konsultasikan Bakal Caleg ke PBNU

Demi Nahdliyin, PKB Konsultasikan Bakal Caleg ke PBNU
Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj (tengah) saat berdiskusi dengan Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar (kanan) dan Sekjen PKB Imam Nahrawi di Ciganjur, Minggu (21/4), guna membahas bakal caleg PKB yang akan diserahkan ke KPU. Foto: Humas DPP PKB
JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang mengklaim sebagai satu-satunya parpol dari Nahdlatul Ulama (NU) ingin memastikan calon legislatif yang mereka usung benar-benar mewakili aspirasi kaum nahdliyin. Karenanya dalam rangka finalisasi bakal caleg sebelum diserahkan sebagai Daftar Caleg Sementara (DCS) ke KPU, PKB pun membahasnya dengan NU.

Dalam rangka itu pula, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sowan ke kediaman Ketua PBNU, KH Said Aqil Siradj di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, Minggu (21/4) sore. Muhaimin didampingi sejumlah petinggi PKB seperti Sekjen DPP PKB Imam Nahrawi dan wakilnya, Fatchan Subkhi, Ketua FPKB DPR Marwan Jafar, serta Wakil Bendahara Umum Bambang Susanto.

Imam Nahrawi yang ditemui usai pertemuan dengan Kiai Said menjelaskan, pada pertemuan itu bakal caleg PKB untuk kursi DPR RI dari setiap daerah pemilihan dibacakan satu per satu. "Ini  sudah menjadi keharusan PKB untuk melakukan konsultasi sekaligus melaporkan ke PBNU terkait finalisasi pencalegan," katanya.

Bahkan nantinya caleg PKB yang terpilih akan dibaiat oleh PBNU. “Agar nantinya kader PKB di DPR merepresentasikan jati diri wakil rakyat yang sebenarnya," tegasnya.

JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang mengklaim sebagai satu-satunya parpol dari Nahdlatul Ulama (NU) ingin memastikan calon legislatif

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News