Demi Serang Presiden, Gubernur Tega Bikin Lalin Macet dan Harga Pangan Meroket

Demi Serang Presiden, Gubernur Tega Bikin Lalin Macet dan Harga Pangan Meroket
Kendaraan bermotor mengantre masuk ke wilayah Amerikat Serikat saat menunggu pemeriksaan oleh petugas perbatasan Amerika Serikat di sejumlah pintu masuk San Ysidro, Tijuana, Meksiko, Jumat (29/3/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Jorge Duenes/wsj

Kemacetan lalu lintas menyebabkan kerugian jutaan dolar dan mendorong kemunculan tekanan dari kelompok bisnis, termasuk Asosiasi Produk Segar Amerika.

Aliansi tersebut beranggotakan lebih dari 100 perusahaan yang terlibat dalam impor dan distribusi produk Meksiko di Amerika Serikat.

Komisaris Pertanian Texas Sid Miller, sesama anggota Partai Republik, pada Selasa (12/4) mendesak Abbott untuk mengakhiri pemeriksaan tambahan truk.

Miller beranggapan pemeriksaan tambahan itu akan "dengan cepat mengakibatkan harga lemon menjadi 2 dolar AS (Rp 28,73 ribu), alpukat 5 dolar AS (Rp 71,53 ribu) dan lebih buruk lagi."

Pada Rabu (13/4), Gedung Putih mengecam pemeriksaan itu, dengan mengatakan bahwa langkah itu tidak perlu dilakukan dan telah mengganggu rantai pasokan makanan dan mobil, juga membuat harga-harga naik.

Biden, politisi Demokrat, sudah berjuang melawan kenaikan inflasi dan tantangan terhadap pergerakan barang akibat pandemi COVID-19.

Abbott juga telah menyewa bus untuk membawa migran dari Texas ke Washington, untuk mengirim pesan ke Biden. Bus ketiga tiba pada Jumat, menurut kantor gubernur itu dan beberapa laporan media massa.

Beto O'Rourke, seorang politisi Demokrat penantang Abbott dalam pemilihan 8 November dan mantan anggota kongres AS, mengkritik Abbott dalam cuitan dan video selama seminggu.

Kemacetan yang meningkat sepekan terakhir telah mengakibatkan kerugian jutaan dolar Amerika Serikat, semua demi misi sang gubernur oposisi menyerang presiden

Sumber Antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News