Demo Laser

Demo Laser
Dahlan Iskan.

Polisi juga kian banyak menggunakan gas air mata. Seminggu terakhir saja lebih 1.000 kali tembakan gas air mata. ??Dan cairan merica.

??Penangkapan juga kian banyak. Termasuk tokoh utama mahasiswa Universitas Baptis. Yang baru keluar dari toko. Untuk membeli 10 laser pointer. ??

Sudah tiga orang polisi masuk rumah sakit mata. Terkena laser seperti itu.??

Seperti itu pula yang membuat laser pointer dilarang. Di stadion sepak bola di negara mana pun. Bisa mengganggu mata kiper lawan. Atau wasit. ??

Harian Inggris terbesar di Hong Kong, South China Morning Post melakukan jajak pendapat.?? Mayoritas masyarakat ternyata setuju dengan pedemo. Khususnya dalam dua hal: batalkan draf UU ekstradisi itu dan bentuk tim independen kekerasan.

??Kalau dua hal itu dilakukan lebih separuh tidak mau lagi ikut demo.?? Publik bukan tidak setuju ada UU itu, tetapi mereka yakin: seseorang yang diekstradisi ke Tiongkok tidak akan bisa mendapatkan perlakuan hukum yang adil.

??Kata mereka, di Tiongkok hukum masih tergantung keinginan penguasa.?? Sampai tulisan ini saya buat dua kubu masih saling berkeras.

??Demonya meluas pula ke bandara. Selama tiga hari terakhir. ??Gas air matanya juga kian banyak. Pun di kompleks hunian.

Harian Inggris terbesar di Hong Kong, South China Morning Post melakukan jajak pendapat.?? Mayoritas masyarakat ternyata setuju dengan pedemo.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News