Demokratisasi Politik dan Ekonomi Masih Timpang

Demokratisasi Politik dan Ekonomi Masih Timpang
Demokratisasi Politik dan Ekonomi Masih Timpang
Irman menyebut persoalan tersebut semakin kasat mata dalam kehidupan sehari-hari rakyat.  "Begitu juga secara kewilayahan juga terjadi kesenjangan. Contoh, saat ini 80 persen industri nasional berlokasi di Pulau Jawa. Sementara sebagian besar lahan penghasil energi listrik dan energi panas bagi industri-industri tersebut didatangkan dari luar Pulau Jawa," ungkap senator asal Sumatera Barat itu.

Irman menduga, ada kecenderungan menyimpangnya kebijakan pertumbuhan dari spirit konstitusi. Hal ini merupakan akibat dari serbuan ideologi neoliberal yang tidak bisa dihindari. Sebab peranan negara dalam neoloberalisme dibatasi hanya sebagai pengatur dan penjaga bekerjanya mekanisme pasar saja.

"Akibatnya, negara dengan kekayaan alam yang besar tapi tidak memiliki kemandirian ekonomi," tegasnya. (fas/jpnn)

JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Irman Gusman menilai demokratisasi di bidang politik belum diiringi dengan demokratisasi di bidang


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News