Dendam Dipalak, Nekat Menikam

Dendam Dipalak, Nekat Menikam
Dendam Dipalak, Nekat Menikam
Kepada reporter koran ini, dari balik sel tahanan Polsek Galang, Rizki membeberkan motif penikaman itu. "Aku sama dia satu sekolah Bang, tapi lain kelas. Dari dulu aku selalu aja dikompasinya (dimintai uang, red). Bahkan aku pernah diludahinya. Gak berani aku sama dia Bang, makanya aku dendam kali," jelasnya.

Masih pengakuan sulung dari empat bersaudara itu, sehari sebelumnya dia dipaksa memperbaiki hp Yopi yang rusak. Takut, Rizki menyanggupinya walau Yopi tak memberikan biaya perbaikan. Keesokannya, sepulang sekolah, dia menemui Rizki dan meminta hp yang akan diperbaiki itu. Tapi, Rizki sudah merencanakan akan menikamnya. Soalnya, dia kesal selalu dijadikan ‘sapi perahan’.

Makanya dia membawa pisau dari rumah. Nah, setelah betemu, Rizki meminta Yopi untuk memboncengnya. "Karena dendam kali aku sama dia bang, makanya pas lagi diboncengnya aku, kutikam perutnya dua kali Bang. Tapi dia masih melawan, kujerat lehernya pake tali, terus terjatuh," ujarnya lagi.

Yopi teriak minta tolong. Takut jadi bulan-bulanan massa, Rizki kabur dengan membawa Mio Yopi. "Gak ada niatku merampok Bang. Siap aku tikam, dia berteriak minta tolong. Terus ada kulihat orang datang ngejar ke arah aku. Takut aku dipukuli makanya aku lari dengan membawa sepeda motornya," kilah Rizki.(pas/joe)

GALANG--Peristiwa yang dialami Yopi Yolanda (16) pada Rabu (11/1) ternyata bukan perampokan. Pelajar SMA asal Kampung Serutu, Desa Timbang Deli,


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News