Detik-Detik 3 Polisi Disandera di Kapal Hantu, Menengangkan, Bak Film Hollywood

Detik-Detik 3 Polisi Disandera di Kapal Hantu, Menengangkan, Bak Film Hollywood
Barang bukti kapal hantu (kiri) yang digunakan pelaku penyelundupan benih benur lobster diamankan di Mako Ditpolairud Polda Sumsel, Minggu (1/5). Foto: ANTARA/M Riezko Bima Elko P/22

jpnn.com, BANYUASIN - Tim Direktorat Polairud Polda Sumsel menangkap kapal hantu di perairan Sri Menanti, Tanjung Sareh, Banyuasin, Sabtu (30/4).

Julukan kapal hantu karena tidak memiliki nama dan mampu melaju melintasi laut hingga 100 kpj dari empat mesin berkekuatan total 800 PK.

Dalam penangkapan tersebut, tiga anggota polisi sempat disandera oleh tujuh orang Anak Buah Kapal (ABK) yang berada di kapal hantu itu.

Direktur Ditpolairud Polda Sumsel Kombes Pol Widodo mengatakan peristiwa itu terjadi ketika tiga anggotanya melakukan operasi penyergapan pelaku di perairan Sri Menanti, Banyuasin, Jumat (29/4) malam.

Ketiga polisi itu, yakni Kapten Kapal Ditpolairud Polda Sumsel Bripka Nandi J Wasiso, Bripka Nandi, dan Bripka Romi.

Saat itu, ketiganya melompat ke kapal hantu. Para pelaku yang mengetahui aksi polisi tersebut langsung tancap gas.

"Pengemudi tancap gas kencang mau membawa kabur anggota saya,” kata dia di Palembang, Minggu (1/5).

Selama di atas kapal, Widodo menjelaskan ketiga anggotanya itu dikeroyok tujuh pelaku.

Detik-detik tiga anggota polisi disandera tujuh orang Anak Buah Kapal (ABK) kapal hantu di perairan Sri Menanti, Banyuasin, bak film Hollywood

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News