Detik-Detik Drama Menegangkan Begal Sadis Tembak Kanit Pidum Polres OKI

Detik-Detik Drama Menegangkan Begal Sadis Tembak Kanit Pidum Polres OKI
Ilustrasi TKP dipasang garis polisi. Foto: AFP

Menurut Alamsyah, tersangka Efri bersama dua rekannya menghadang sepeda motor korban Sukijo (50), warga Dusun III Desa Pancawarna.

Saat itu, lanjut Kapolres OKI, korban dalam perjalanan menuju ke kebun untuk menyadap karet.

Efri bersama rekannya kemudian mengambil secara paksa sepeda motor korban, dengan lebih dahulu mengancam korban dengan menodongkan senjata api rakitan, sehingga korban menyerahkan sepeda motornya.

“Setelah sepeda motor korban berhasil direbut, lalu tersangka pergi. Namun korban berteriak minta tolong, sehingga tersangka menembak korban di bagian paha sebelah kanan dan juga menusuk korban di bagian punggung,” kata Alamsyah lagi.

Usai melakukan hal tersebut, lanjut dia, tersangka melarikan diri dengan membawa sepeda motor milik korban berupa satu unit sepeda motor Honda Supra X 125 warna merah hitam nopol BG 2821.

“Lalu pada Rabu (12/8), bermula dari informasi didapat tentang keberadaan tersangka Efri alias Manga. Buser Pidum yang dipimpin oleh Kanit Pidum Ipda Rio Trisno bersama Kapolsek Pedamaran Timur dan anggota melakukan pengejaran dari Pedamaran Timur mengarah ke Sungai Menang,” jelas Alamsyah.

Kemudian, Polsek Sungai Menang serta Kapolsek Mesuji Raya berkolaborasi melakukan penyekatan, agar tersangka tidak bisa meloloskan diri.

Lanjut Kapolres lagi, sesampainya di Desa Sidomulyo Kecamatan Sungai Menang OKI sekitar pukul 22.30 Wib, didapatkanlah tersangka Efri yang sedang mengendarai sepeda motor.

Begal sadis dengan senjata api rakitan, Efri alias Manga digulung petugad Polres OKI melalui drama yang menegangkan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News