Detik-detik KSAL Resmikan Pusat Latihan Tempur Marinir TNI AL

Detik-detik KSAL Resmikan Pusat Latihan Tempur Marinir TNI AL
KSAL Laksamana Yudo Margono meresmikan Markas Komando Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 9 TNI AL Dabo Singkep di Pantai Todak Dabo Singkep, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (25/10). Foto: Dispenal

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono meresmikan Markas Komando (Mako) Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 9 TNI AL Dabo Singkep di Pantai Todak Dabo Singkep, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (25/10).

Menurut Laksamana Yudo, Puslatpurmar ini merupakan implikasi nyata dari komitmen TNI AL sebagai garda terdepan dalam mempertahankan wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di perairan terdepan Nusantara.

Peresmian Mako Puslatpurmar 9 TNI AL Dabo Singkep dilakukan guna melanjutkan pembangunan kekuatan di wilayah strategis. Peresmian ini dilaksanakan sesaat setelah kegiatan latihan pendaratan amfibi yang merupakan rangkaian dari Latihan Operasi Amfibi (Latopsfib) tahun 2021.

Laksamana Yudo juga mengungkapkan kehadiran Puslatpurmar 9 Dabo Singkep ini memiliki peran penting sebagai satuan pelaksana yang bertugas menyelenggarakan latihan untuk prajurit Korps Marinir.

“Puslatpurmar 9 TNI AL Dabo Singkep makin menyempurnakan aset investasi, menyiapkan daerah latihan pertempuran laut dan Operasi Amfibi bersama komponen Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) lainnya,” kata KSAL.

Lebih lanjut, KSAL menyampaikan Puslatpur tersebut dapat difungsikan sebagai trigger (pemicu) untuk terus membekali diri dengan pengetahuan dan keterampilan, melaksanakan tugas dan bertanggung jawab sebagai prajurit matra laut yang profesional.

“Jaga, rawat dan gunakan secara maksimal serta gali lebih luas potensi yang ada pada aset berharga TNI AL,” pesan Laksamana Yudo.

Menurut dia, konsekuensi logis keberadaan luas area latihan sangat berpengaruh pada uji keterampilan dan persenjataan, makin luar area latihan maka makin banyak ragam keterampilan dan profesionalisme dapat diuji sekaligus makin banyak alat persenjataan yang bisa diujikan.

KSAL mengatakan Puslatpurmar merupakan implikasi nyata dari komitmen TNI AL sebagai garda terdepan dalam mempertahankan wilayah kedaulatan NKRI di perairan terdepan nusantara.