Di Depan Senat, Ford Ungkap Aksi Bejat Calon Hakim Agung

Di Depan Senat, Ford Ungkap Aksi Bejat Calon Hakim Agung
Christine Blasey Ford dan Brett Kavanaugh bersaksi di depan Senat Amerika Serikat. Foto: AFP/Getty

"Seratus persen (yakin)," jawab Ford singkat. Dia mengatakan bahwa pengalaman traumatis itu masih dirinya ingat meskipun tidak lagi detail.

"Yang paling mengerikan adalah tawa mereka (Kavanaugh dan temannya, Mark Judge, Red). Seakan mereka sudah memiliki saya," ucapnya.

Pertanyaan bertubi-tubi dijawab dengan tenang oleh Ford selama sekitar empat jam. Kemudian, bintang utama berganti. Kavanaugh membuka sesi dengan membacakan mosi berdurasi 45 menit.

Dalam mosinya, Kavanaugh menuduh Demokrat mendalangi kasus itu. "Masalah ini sudah menghancurkan keluarga dan nama baik saya. Mereka marah karena Presiden Trump menang pada Pemilu 2016," katanya menurut CNN. Emosi Kavanaugh meledak-ledak.

Menariknya, Mitchell yang dipersiapkan Republik untuk membela Kavanaugh tidak bisa berbuat banyak. Pakar kejahatan seksual itu lebih banyak diam. Bahkan, Ford meninggalkan ruangan tanpa satu orang pun meragukan kesaksiannya.

Sembilan jam kemudian, sesi di senat berakhir. Kavanaugh dan Republik kalah. "Saya rasa Ford patut dipercaya," ungkap Senator Republik Lisa Murkowski kepada Reuters.

Asosiasi Advokat AS meminta nominasi hakim agung AS ditunda sementara. Pemungutan suara oleh senat juga urung digelar. Sebab, langkah yang paling pas adalah memastikan bahwa latar belakang calon hakim bisa dipercaya.

"Jabatan ini terlalu penting untuk dipilih terburu-buru. Nanti rakyat malah kehilangan kepercayaan," jelas jubir asosiasi tersebut. (bil/c7/hep)


Dengan terbata-bata,Ford mengatakan bahwa Kavanaugh menindih tubuhnya dan berusaha membuka bajunya


Redaktur & Reporter : Adil

Sumber Jawa Pos

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News