Diduga Diserang Anjing Hutan, Hewan Ternak di Aceh Besar Mati Mengenaskan

Diduga Diserang Anjing Hutan, Hewan Ternak di Aceh Besar Mati Mengenaskan
Ilustrasi hewan ternak. (ANTARA/Ronny NT/dok)

jpnn.com - BANDA ACEH - Sejumlah hewan ternak di wilayah Kuta Malaka, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, ditemukan mati mengenaskan dalam keadaan seluruh isi perutnya hilang diduga akibat diserang dan dimakan anjing hutan.

Kepala Dinas Peternakan Aceh Zalsufran menjelaskan saat ditemukan, kondisi hewan ternak jenis lembu yang masih kecil tersebut hanya tinggal kulit, kepala, kaki, dan tulang atasnya saja. Sedangkan seluruh isi dalam tubuhnya sudah tidak tersisa.

Dia menyebutkan berdasarkan laporan sementara yang diterima, jumlah hewan ternak yang menjadi korban binatang buas tersebut berkisar antara empat sampai 10 ekor.

"Kecurigaan kami itu serangan oleh anjing ajak (anjing hutan), anjing itu memang banyak di wilayah Aceh Besar," kata Zalsufran di Banda Aceh, Minggu (16/10).

Zalsufran mengatakan anjing hutan yang mirip dengan serigala tersebut termasuk salah satu satwa yang dilindungi. Karena itu, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh.

Menurut dia, sejauh ini mereka baru menduga peristiwa itu disebabkan oleh anjing hutan. Namun, untuk kepastiannya harus dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu oleh BKSDA.

"Belum kami pastikan anjing ajag, dan kami koordinasi dengan BKSDA bersama Kadis Peternakan Aceh Besar, maka kami periksa dulu bahwa penyebabnya adalah sesuai dengan kecurigaan kami,” katanya.

Rencananya, kata dia, pihaknya akan turun ke lokasi setelah berkoordinasi dengan BKSDA Aceh. “Saat ini, BKSDA lagi membuat analisisnya, dan sedang patroli juga," pungkas Zalsufran. (antara/jpnn)

Sejumlah hewan ternak di Aceh Besar, Aceh, mati dengan kondisi mengenaskan diduga akibat diserang anjing hutan.


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News