Dieng Dinyatakan Aman, Pengungsi Boleh Pulang

Dieng Dinyatakan Aman, Pengungsi Boleh Pulang
Dieng Dinyatakan Aman, Pengungsi Boleh Pulang
Kabid Pengamat dan Penyelidikan Gunung Api PVMBG Hendrasto juga mengimbau masyarakat tidak menggali lubang lebih dari satu meter di zona bahaya. Menurut dia, tindakan tersebut dapat memicu keluarnya gas beracun yang terperangkap di lapisan kedap bawah tanah.

Dia mengatakan, penyebab keluarnya gas beracun di Dataran Tinggi Dieng dipicu aktivitas kegempaan dan semburan lumpur panas dan gas. Untuk itu, dia mengimbau warga agar waspada saat terjadi gempa dan menjauh bila menemukan rekahan tanah. "Meski statusnya waspada, aktivitas kawah itu terus dipantau petugas. Ada lima seismograf dan alat deteksi gas beracun (CO2) yang dipasang," lanjutnya.

Keluarnya gas CO2 dari Kawah Timbang teramati sejak 22 Mei lalu. Sehari setelah itu status Gunung Api Dieng dinaikkan menjadi siaga hingga Jumat malam (10/6).

Dari data di PPGA menyebutkan, sejak 22 Mei pengamat mencatat sedikitnya terjadi 200 aktivitas kegempaan dan semburan gas CO2 meluncur sejauh 300 meter ke arah selatan melalui Lembah Kali Sat.   Konsentrasi gas tertinggi mencapai titik 2,3 persen volume yang terjadi pada 31 Mei lalu. (byu/jpnn/c4/nw)

BANJARNEGARA - Masa tanggap darurat bencana gas beracun Kawah Timbang di Dusun Simbar, Desa Sumberejo, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Provinsi Jawa


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News