JPNN.com

Digital Footprint Para Penebar Hoax

Oleh Rhenald Kasali*

Rabu, 10 Oktober 2018 – 21:49 WIB Digital Footprint Para Penebar Hoax - JPNN.com

jpnn.com - Beberapa waktu lalu, sejumlah eksekutif datang ke Rumah Perubahan. Mereka berkeluh kesah tentang program strategis pemerintah yang sulit dijalankan.

"Banyak yang mengganggu," ujarnya.

Kami lalu sama-sama membuka jejak-jejak digital "para pengganggu" tadi. Staf-staf saya yang masih sangat muda berhasil memetakan siapa saja geng pengganggu itu, kata-kata kuncinya, serta media-media yang mereka gunakan.

Dan yang mengejutkan, ternyata ada orang dalam yang bermasalah yang terlibat.

Mempelajari motif dan pola penyebaran hoax di era ini sebenarnya tidak sulit-sulit amat. Saya masih ingat saat mengalami serangan orang-orang tertentu terkait penjelasan saya tentang disruption dan sharing economy.

Bukannya beradaptasi dengan perubahan, usahawan yang bisnisnya terganggu memilih untuk menyewa jasa para penebar hoax. Dan jangan lupa, mereka bekerja tidak sendirian. Ada yang mengorkestrasinya.

Social Score

Suatu siang di sebuah ruang kecil di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saya berbincang dengan direktur utama BEI periode yang lalu.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...