Dinilai Sudah Tak Relevan, Massa Diimbau Akhiri Demo

Dinilai Sudah Tak Relevan, Massa Diimbau Akhiri Demo
Suasana aksi demo mahasiswa di depan Gedung DPR, Jakarta, Selasa (24/9). Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Relawan Jokowi atau ReJO HM Darmizal MS menilai massa aksi yang digelar mahasiswa saat ini sudah tak relevan karena DPR RI telah menunda pembahasan empat revisi Undang-undang (RUU).

Karena itu, Darmizal mengimbau para mahasiswa untuk berhenti berunjuk rasa.

"Kami meminta adik-adik mahasiswa untuk tidak lagi menggelar aksi unjuk rasa. Karena sebagian tuntutan mereka sudah disetujui oleh DPR dan pemerintah," kata Darmizal dalam keterangan yang diterima, Selasa (24/9).

Alumni UGM Yogyakarta ini menambahkan presiden pasti mendengarkan aspirasi mahasiswa, para tokoh lain.

Karena itu, Jokowi membuka ruang diskusi pembahasan empat revisi UU yang ditunda tersebut yakni revisi Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dan UU Lembaga Permasyarakatan, UU Pertanahan dan UU Minerba.

"Maka sebenarnya demonstrasi-demonstrasi yang menyuarakan penolakan Undang-undang Pemasyarakatan dan KUHP yang pengesahannya sudah ditunda. Rasanya sudah menjauh relevansi dan semangat demonstrasi yang terjadi saat ini. Berikanlah masukan dengan cara elegan dan bukan lagi di jalanan agar memberi manfaat sesuai dengan kebutuhan dan falsafah bangsa Indonesia dalam jangka panjang" ujarnya. (tan/jpnn)

Kami meminta adik-adik mahasiswa untuk tidak lagi menggelar aksi unjuk rasa. Karena sebagian tuntutan mereka sudah disetujui oleh DPR dan pemerintah.


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News