Dirut Mutasi

Oleh: Dahlan Iskan

Dirut Mutasi
Dahlan Iskan. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - MUNGKIN kebetulan saja: Dirut PLN diganti lagi. Kemarin. Hanya dua minggu setelah Presiden Jokowi memanggil jajaran direksi dan komisaris Pertamina dan PLN ke Istana.

Di Istana itu Presiden Jokowi 'mengeluhkan' –untuk tidak menyebut marah– PLN dan Pertamina kurang membuka diri kepada investor.

Investor, kata Presiden, sebenarnya sudah antre menunjukkan minat yang besar untuk tanam uang di Indonesia, tetapi prosedur di birokrasi dan di BUMN dianggap terlalu ruwet.

Baca Juga:

Meski terjadi penggantian pucuk pimpinan –rumornya sudah kencang sejak seminggu lalu–  tidak akan terjadi guncangan di PLN. Yang duduk sebagai dirut baru adalah Wadirut lama: Darmawan Prasodjo. Umur masih muda: 51 tahun.

Dia sudah tiga tahun menjadi orang dalam PLN. Setahun sebelum wadirut, Prasodjo sudah menjadi komisaris.

Setelah dua dirut berlatar belakang bankir, kini dirut PLN kembali ke orang teknik. Kali ini teknik komputer.

Baca Juga:

Dr Ir Darmawan Prasodjo adalah lulusan computer science dari Texas A&M University. Itu universitas papan atas di Amerika.

Ia lulus tahun 1994. Ketika berumur 23 tahun.

Darmawan Prasodjo termasuk orang-orang pandai yang direkrut PDI Perjuangan. Kini dia menghadapi birokrasi korporasi BUMN yang tingkat kejelimetannya sangat tinggi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News